Dijanjikan Pekerjaan, Disuruh Demo

PALANGKA RAYA - Sekitar seratus warga kota Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) merasa diperdaya oknum yang menolak terpilihnya Asmawi Agani - Nahson Taway sebagai gubernur dan wakil gubernur Kalteng.

"Mereka baru menyadarinya setelah sampai di Palangka Raya saat diminta bergabung dengan kelompok yang sedang melakukan aksi di halaman gedung DPRD," kata Hamidi.

Hamidi yang juga pengurus Kerukunan Warga Kobar di Palangka Raya (KWKP) kepada wartawan mengatakan, sebagian warga kini telah dipulangkan kembali ke Pangkalan Bun dan sebagian lagi masih menginap di rumah kediaman Drs Bahrudin HM, ketua KWKP .

"Tapi ada juga yang saat ini masih bergabung dengan kelompok masyarakat yang melakukan aksi di gedung DPRD," ungkap Hamidi yang mantan wakil ketua DPRD Kobar periode 1992-1997.

Para warga yang umumnya pemuda itu semula dijanjikan akan diberikan pekerjaan di Palangka Raya oleh oknum yang belakangan dikenal bernama Hasani Surin.

Namun, sesampai di Palangka Raya mereka disuruh bergabung dengan kelompok masyarakat lain, yang tengah melakukan aski demo menentang hasil pemilihan gubernur Kalteng di halaman gedung DPRD setempat.

Mereka yang tetap memilih bertahan di tenda-tenda yang dibangun di halaman gedung DPRD, menurut Hamidi, karena alasan mereka belum bertemu Hasani Surin (oknum yang menawari pekerjaan dan berbagai janji, Red).

"Katanya mereka akan menagih janji tersebut, tapi tidak tahu orangnya sendiri sampai sekarang tidak tahu kabar beritanya," kata Hamidi yang dibenarkan Bahrudin.

Menurut Hamidi, sekitar seratus warga Pangkalan Bun itu sampai ke Palangka Raya selain karena ada yang dijanjikan pekerjaan, juga ada yang diajak untuk syukuran terpilihnya Asmawi dan Nahson sebagai gubernur dan wakil gubernur.

"Maklumlah Nahson Taway itu kan putra kelahiran Kobar, jadi wajar kalau warga di sana ingin juga ikut syukuran karena salah satu putra terbaik daerah itu ada yang dipercaya jadi wakil gubernur," ungkap Hamidi. sut


updated: Friday, January 28, 2000 11:20:10 AM

Berita Hari ini