BARABAI - Dah (25) seorang wanita muda, terpaksa harus meringkuk di tahanan Polres HST, karena tertangkap tangan saat berjudi bersama rekan-rekannya.
Selain warga Jl SMP Gang Kasturi, Kecamatan Barabai ini, petugas juga mengamankan Suf, teman prianya. Suf ketika dilakukan penggeledahan didapati membawa obat-obat terlarang, berupa jenis megadon sebanyak 50 butir dan jenis double l sebanyak 50 butir.
Menurut Kasatserse Polres HST Lettu Sujono Kamis (27/1), tim serse berhasil melakukan penggerebekan sekitar pukul 15:30 wita, berkat adanya informasi yang disampaikan masyarakat.
"Dari laporan masyarakat itu, tim serse langsung turun ke lokasi, sehingga berhasil mengamankan dua tersangka. Selama proses penggerebekan tersebut, sempat menjadi perhatian masyarakat setempat," kata Sujono.
Dalam permainan judi tersebut, lanjut Sujono, sebenarnya dilakukan oleh lima orang. Namun saat dilakukan penggerebekan, tiga orang berhasil melarikan diri. Sedangkan Suf (29) warga Jalan Perintis Kemerdekaan, berhasil diamankan bersama Dah.
Pada saat dilakukan penggeledahan terhadap Suf di Mapolres HST, ternyata di dalam dompetnya ditemukan obat terlarang, megadon sebanyak 50 butir dan jenis double L sebanyak 50 butir, ujarnya.
Ditambahkan Sujono, proses pemeriksaan keterlibatan Suf dalam kasus itu akan dibedakan, antara kasus terlibat dalam permainan judi dan kasus memiliki obat terlarang.
Dalam waktu secepatnya, Polres HST akan segera melimpahkan berkas, beserta barang bukti berupa satu set kartu domino, dan sejumlah uang yang dipertaruhkan dalam permainan judi tersebut.
Saat dilakukan pemeriksaan terhadap Suf, ujar Sujono, tersangka mengaku obat terlarang tersebut, selain untuk keperluan sendiri juga untuk dijual kembali.
Sementara itu, Kapolres HST Letkol Drs Noer Ali membenarkan adanya penangkapan tersebut. Noer Ali menyatakan, keberhasilan jajarannya dalam melakukan penggerebekan, karena didukung masyarakat setempat.
Dalam kesempatan itu, Noer Ali mengucapkan terima kasih kepada seluruh lapisan masyarakat HST, yang telah membantu aparat kepolisian dalam menjalankan tugasnya.
Noer Ali merasa berbangga hati, karena kepercayaan masyarakat terhadap aparat kepolisian semakin besar. "Adanya dukungan masyarakat terhadap aparat kepolisian, lebih memantapkan pelaksanaan tugas yang diemban. Sehingga, suasana keamanan dan ketertiban dalam kehidupan masyarakat semakin membaik," tegas Noer Ali.
Ia menghimbau masyarakat agar dapat memberitahukan kepada aparat kepolisian, apabila menyaksikan terjadinya suatu perbuatan yang dapat meresahkan kehidupan . gg
updated: Friday, January 28, 2000 11:20:50 AM