KANDANGAN - Kondisi Pasar Kandangan, Hulu Sungai Selatan (HSS) dinilai satu warga di daerah itu semakin semrawut. Pedagang kaki lima semakin bertambah. Apalagi pada saat musim buah seperti sekarang, para pedagang musiman berdatangan dari berbagai tempat. Sementara daya tampung pasar cukup terbatas.
"Saya mau bicara nggak enak, tetapi kenyataannya sudah sulit ditata. Berilah tempat bagi pengunjung," kata mantan satu kepala dinas di HSS yang enggan disebut jati dirinya itu.
Kurangnya kesadaran pedagang dalam menempatkan barang dagangan, juga turut menambah pemandangan pasar tersebut terkesan semrawut dan kotor.
Jalan dan gang di kompleks pasar yang seharusnya digunakan untuk pengunjung, sebagian habis dipakai para pedagang. Malah sebagian lagi menjadi lokasi parkir.
Meski mengharapkan adanya pasar yang representatif, warga tersebut tidak memberikan bagaimana pemecahannya. Menurut dia, petugas ketertiban perlu menata kembali keberadaan para pedagang kaki lima.
Saat ini, katanya, jumlah pedagang semakin bertambah. Sementara, di Blok Amandit Lantai II yang disediakan untuk pedagang kaki lima, tidak ditempati.
Para pedagang itu justru berjubel menempati ruas jalan di komplek pasar. Keadaan itu tidak hanya mengurangi kenyaman pengunjung, tetapi juga sudah menggangu kendaraan yang lewat.
Sebelumnya, Ketua Komisi D DPRD HSS H Rusmansyah BSc mempunyai melontarkan pemikiran untuk mengurangi kesemrawutan pasar.
Menurut pemikiran Ketua Fraksi Sentral itu, pemda perlu membangun kembali Los Batu, salah satu blok di Pasar Kandangan. Los yang masih terbuat dari bahan kayu itu dibangun permanen dua lantai disambung dengan Blok Amandit. Lantai bawah untuk lokasi parkir dan bahan bangunan.
Sedang pedagang lainnya masih tetap menempati Los Batu, tetapi di lantai atas. Diharapkan pula, lantai II Blok Amandit kembali diminati pedagang kaki lima. pop
updated: Friday, January 28, 2000 11:21:08 AM