BANJARMASIN - Di tengah terjadinya gejolak keamanan, warga Kalsel perlu saling membantu. "Yang mayoritas berkewajiban mengayomi yang minoritas," kata Gubernur Kalsel Hasan Aman.
Sebaliknya, warga minoritas harus menghormati warga mayoritas sehingga diharapkan akan ada keseimbangan di dalam masyarakat.
Hal ini disampaikannya dalam sambutan tertulis pada Forum Komunikasi Pembauran Bangsa Bagi Generasi Muda, Pramuka, dan Mahasiswa Se Kalsel yang diadakan Dinas Sosial Politik Pemda Kalsel, Kamis (27/1).
Dalam sambutan yang dibacakan Ketua Pelaksana Forum Ardiansyah Mahda SH, gubernur mengatakan forum ini merupakan usaha pemerintah daerah menyediakan wadah bagi generasi muda untuk ikut memikirkan pembauran bangsa, khususnya di Kalimantan Selatan. Melalui urun rembuk, sumbangsih seluruh komponen bangsa termasuk generasi bangsa.
Dengan adanya forum ini diharapkan tidak akan terjadi konflik dan perpecahan terjadi di Kalsel, seperti di daerah lainnya. Semua golongan bisa saling berkomunikasi dalam forum ini hingga mencegah timbulnya saling curiga apalagi saling menghancurkan.
Pembauran, lanjut Hasan Aman, juga ditujukan agar kemajemukan yang ada didalam masyarakat tetap terjaga dengan baik dan tumbuh berkembang secara alamiah, namun dalam rekatan yang kuat.
Maksud dari forum ini adalah untuk menyatukan visi segenap unsur Generasi Muda Bangsa Indonesia, sehingga dapat diwujudkan satu kesatuan persepsi dan tingkah laku dalam mempersiapkan diri sebagai generasi muda penerus didalam memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa sesuai dengan nilai-nilai yang terkandung dalam sumpah pemuda, pancasila dan undang-undang dasar 45.
Sedangkan tujuan diadakan forum ini untuk memacu dan mempercepat terjadinya Pembauran Bangsa dikalangan generasi muda/pramuka dan mahasiswa dalam berbagai asfek, kehidupan sehingga terwujud Generasi Muda Indonesia yang tangguh, kokoh dan mampu menghadapi masa depan bangsa sesuai dengan era reformasi.cf
updated: Friday, January 28, 2000 11:21:38 AM