PALANGKARAYA- Menghadapi PON XV di Surabaya Juni 2000 mendatang, tim PON XV Kalimantan Tengah akan menjalani pemusatan latihan daerah (Pelatda) mulai awal Februari 2000 hingga menjelang PON.
Ketua II KONI Kalteng Drs Diarsyad Issam di Palangka Raya, Kamis, mengatakan, jadwal TC yang disepakati 10 cabang yang lolos maju ke PON mendatang akan dilaksanakan di Palangka Raya, kecuali dayung dan ditangani langsung masing-masing Pengda yang bersangkutan.
KONI sendiri, selain membantu membantu pendanaan, juga akan membentuk satgas tim pemantau yang bertugas memantau semua kegiatan Pelatda yang dilakukan masing-masing Pengda.
"Kami berharap tim PON XV Kalteng yang menjalani pemusatan latihan cukup lama, di arena nasional mendatang bisa meraih prestasi yang bisa dibanggakan bagi daerah ini," ucapnya.
Sedangkan, dana yang diperlukan untuk melakukan pemusatan latihan bagi tim PON XV Kalteng diperkirakan mencapai Rp900 juta, namun kemampuan KONI hanya sekitar Rp500 juta, untuk itu diharapkan bantuan dari sponsor/bapak angkat masing-masing Pengda.
"Kami juga berharap bantuan dari para Bupati/Walikotamadya se-Kalteng, agar mereka merasa ikut bangga jika salah satu cabang binaannya meraih prestasi," ucapnya.
Dia mengakui, untuk melakukan pembinaan prestasi pihaknya selama ini mengalami kesulitan khususnya menyangkut kecilnya alokasi dana yang disediakan Pemda setempat.
"Bayangkan untuk pembinaan 38 cabang binaan tahun 1999/2000, KONI Kalteng hanya menerima alokasi dana Rp599 juta, dan ini sangat kecil sekali," lanjutnya.
Padahal, keberhasilan suatu cabang olahraga mustahil tidak didukung dana yang memadai, sehingga wajar jika prestasi Kalteng saat ini mengalami penurunan, tambahnya.
Kalteng pada PON XIV lalu berhasil meloloskan 14 cabang, namun di PON XV mengalami penurunan karena hanya meloloskan 10 cabang yaitu dayung, sepaktakraw, tinju, panahan, gulat, angkat besi/berat, sofbol, atletik, renang, dan karate, ucap Diarsyad. .ant
updated: Friday, January 28, 2000 11:24:18 AM