:: Kompas Cyber Media ::

[::] Portal Berita Daerah [::]

Metro Banjar • Serambi Ummah • BëBAS • Diafragma • PASAR

Berita Cetak
MAIN PAGE
Berita Utama
Nusantara
B O R N E O
+Trans Kalimantan
Banjarmasin Plus

Persona
BELI@
Olahraga
Keluarga & Gaya Hidup
Internasional
Berita Kemarin
Info Data & Media
Banjarmasin Post
Susunan Redaksi

Pasang Iklan
Order Cetak
Berlangganan
Supporting By

Minggu, 23 Januari 2005 01:40


Pingin Jadi Sukarelawan

SEBANYAK 64 (60,95 persen) penjawab menginginkan jadi relawan. Hal ini didasari perasaan duka yang mendalam atas musibah yang menimpa saudaranya di sana. Munculah keinginan untuk dapat membantu langsung disamping membantu melalui sumbangan dan do’a.

"Saya merasa sangat prihatin dengan derita rakyat Aceh dan Sumut yang kini dirundung duka. Seandainya saya boleh meminta dan seandainya permintaan saya dikabulkan lalu diberi jalan, saya ingin jadi relawan," harap H Ahmad Sanjaya, 15, anak SMKN 1 Martapura.

Begitu juga yang diakui Annisa Fitria, 17. Cewek ayu pelajar SMAN 1 Banjarbaru ini ingin jadi relawan karena ingin membangkitkan semangat warga aceh agar tidak larut dalam kesedihan.

"Ini bukan saatnya lagi kita bersedih, yang harus kita lakukan saat ini adalah kembali tegar, hadapi ini sebagai sebuah teguran dari Allah, benahilah diri kita, tataplah kedepan dan mari kita mulai dari awal," paparnya.

Shinta P, 16, warga Banua Permai juga sempat terpikir untuk ikut jadi relawan. Hanya saja setelah ia mempertimbangkan kondisinya saat ini yang masih berstatus pelajar ia mengurungkan niatnya itu. "Menurutku, pelajar seperti kita mendo’akan dan turut menyumbang, soalnya klo jadi sukarelawan bakal repot, khan kita masih skul, ketinggalan pelajaran donk," cerocos M Redhagima, 17, temannya yang tinggal di Jl Sukarelawan 1 Loktabat Banjarbaru. Kendati sebagian besar mengaku ingin menjadi sukarelawan, ada 23 (21,91 persen) penjawab mengaku gak tahu dan 14 (13,33 persen) menjawab gak pingin.

"Pada awalnya sich aku tertarik untuk jadi relawan, tapi, setelah kutahu ada 3 relawan yang diamputasi tangannya akibat terinfeksi penyakit, saya jadi takut, dan membatalkan niat saya itu," kisah Hana R, 17, anak SMAN 1 Banjarbaru.

Bagaimana dengan bentuk sumbangan yang ingin diberikan pada rakyat Aceh dan Sumatera Utara?

Sebanyak 44 (41,91 persen) penjawab menganjurkan dalam bentuk uang. 31 (29,52 persen) penjawab menganjurkan barang makanan dkk, hanya 18 (17,14 persen) yang mengajurkan do’a serta 9 (8,58 persen) yang menganjurkan tenaga.

"Dengan uang dapat dibelikan barang yang pasti berguna bagi mereka saat itu, dibandingkan barang atau yang lainnya belum tentu dapat termanfaatkan secara maksimal oleh mereka," komentar Adam, 17, cowok SMANSA Kota Idaman.

Sebuah penyataan yang dimentahkan oleh Komaruddin, 17, anak SMKN 1 Martapura. Menurut cowok ini, sumbangan yang tepat bagi korban tsunami adalah barang makanan. Jika diberikan uang dimana juga mereka beli makanan, yang jual gak ada.

"Selain itu uang juga membuka kesempatan bagi tangan-tangan setan yang ingin menyalah gunakan uang tersebut. Bisa-bisa uang para dermawan yang ingin peduli dijadikan kesempatan bagi mereka yang ingin korupsi," tambah Gt Emelda Winda W, 16, temannya.

Akhirnya Siti Mariana, 17, berucap, "Apapun sumbangan yang kita berikan selama niatnya bersih untuk membantu korban pastilah uang akan jadi barang yang berguna dan dalam meyerahkan sumbangan tersebut kuyakin ada do’a yang tersirat untuk kebangkitan Aceh dan Sumut. Semoga bencana ini dapat menambah ketaqwaan kita kepada Allah SMT. Amin. m5

Copyright © 2003 Banjarmasin Post


B E L I @
Tangisan Aceh dan Sumatera Utara Duka Kami Rakyat Indonesia

Pingin Jadi Sukarelawan


SHARING - Tepis Anggapan Terdahulu


Close Up - Kumenangis Karenanya


Banjarmasin Post Group Jl Haryono MT 143/54 Banjarmasin 70111 Phone: +62-511-54370 Fax: +62-511-66123