MUSIBAH ini menjadi peringatan para orangtua agar waspada menjaga anak mereka.
Anak-anak jangan dibiarkan bermain dengan korek api atau benda berbahaya lainnya, jika
tidak ingin senasib dengan Kani (34) warga Jl Tilung 9 Palangka Raya Kalteng.
Sabtu (22/1) kemarin, dia hanya bisa memandangi rumahnya dilumat si jago merah, setelah
korek api yang dimainkan anaknya Faisal (3) menyulut kasur dan akhirnya membakar seluruh
rumah.
Informasi yang dihimpun BPost di lokasi kejadian, kebakaran terjadi sekitar
pukul 08:00 Wib. Api yang membakar kasur begitu cepat membakar isi kamar lainnya. Saat
itu, Kani sedang berada di depan rumahnya sedangkan istrinya mencuci pakaian di dapur.
Pasangan suami istri yang dikaruniai empat anak ini tak menyangka bocah seusia Faisal,
bisa menyalakan korek api yang entah dari mana didapatnya. Warga sekitar, termasuk Kani
terperanjat saat melihat asap hitam mengepul di atas rumahnya.
Dia pun langsung berlari ke dalam rumah sedangkan istrinya cepat menggendong Faisal
yang tampak ketakutan dan kemudian lari ke luar rumah. "Saya tidak kepikiran apa-apa
lagi. Setelah melihat anak dan istri saya selamat, saya juga lari keluar karena api
membesar begitu cepat," ucap Kani yang masih tampak gugup sambil memandangi
puing-puing rumahnya.
Sementara lengan dan rambut lelaki paruh baya ini tampak luka bakar saat berusaha
menyelamatkan diri. Sedangkan api baru bisa dipadamkan beberapa saat setelah Barisan
Pemadam Kebakaran (BPK) datang ke lokasi, sehingga tak merembet ke rumah lainnya. Walaupun
warga lainnya sempat mengungsikan barang-barang mereka menjauh rumah yang terbakar. mgb