:: Kompas Cyber Media ::

[::] Portal Berita Daerah [::]

Metro Banjar • Serambi Ummah • BëBAS • Diafragma • PASAR

Berita Cetak
MAIN PAGE
Berita Utama
Nusantara
B O R N E O
+Trans Kalimantan
Banjarmasin Plus

Persona
BELI@
Olahraga
Keluarga & Gaya hidup
Internasional
Berita Kemarin
Info Data & Media
Banjarmasin Post
Susunan Redaksi

Pasang Iklan
Order Cetak
Berlangganan
Supporting By

Minggu, 23 Januari 2005 01:35


Yuli Lantik Kabinet Baru

Muara Teweh, BPost
Bupati Kabupaten Barito Utara (Barut) H Achmad Yuliansyah memenuhi janjinya untuk merombak kabinet pada minggu ketiga Januari 2005. Setidaknya sebanyak 389 pejabat, terdiri dari 19 orang eselon IIa, 83 orang eselon IIIa dan 287 orang eselon IV telah resmi dia lantik di Gedung Balai Antang Muara Teweh, akhir pekan tadi.

Pelantikan dihadiri Wakil Bupati Barut Oemar Zaki, Ketua DPRD Barut Yusransyah, Kepala Depag Barut Hassan Nasution, Dandim 1013 Carlos Manurung, Wakapolres Barut Robinson, Kepala Pengadilan dan Kepala Kejaksaan Negeri Muara Teweh.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan, pelantikan ini merupakan jawaban atas keluarnya PP nomor 8 tahun 2003 tentang Pedoman Organisasi Perangkat Daerah, dan ditindaklanjuti dengan Perda nomor 9 tahun 2004 tentang Pembentukan atau Susunan Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Barut. "Ini kali kedua pelantikan pejabat dilakukan, selama saya bersama wakil memimpin Barut. Pelantikan ini juga sekaligus menjawab PP 8, dan Perda 9. Sebab munculnya Perda 9, telah terjadi perubahan struktur dan jumlah organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemkab Barut," tukas Bupati.

Selaras dengan dikeluarkannya Perda nomor 9, kata Bupati, maka Pemkab Barut pun harus melakukan pelantikan terhadap sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan pemkab setempat. Ini menyesuaikan penggabungan dan pemisahaan beberapa organisasi perangkat daerah, yang telah diatur oleh Perda nomor 9 itu.

Sedangkan terkait penempatan pejabat dengan struktur baru ini, Bupati berharap semoga pelaksanaan tugas perangkat daerah dalam masa kepemimpinannya, baik di bidang pemerintahaan umum, pembangunan, dan kemasyarakatan akan jadi lebih efisien dan efektif.

Diingatkan, pengangkatan PNS disuatu jabatan bukan hak mutlak melainkan merupakan kepercayaan dan penghargaan terhadap prestasi kerja mereka sebelumnya, selama dalam pembinaan karier.

Terpisah, Sekretaris Lembaga Pemantau Kebijakan Publik (LPKP) Propinsi Kalteng, Drs Saprudin S Tingan menilai, mutasi kali ini bukan perombakan kabinet tetapi hanya pergeseran dari yang ditempatkan dilahan ‘basah’, kemudian ditaruh kelahan ‘kering’.

Saprudin mencontohkan, Kadishut Barut Ir Toboryano Angga dipindah ke Dinas Tenaga Kerja, kemudian penggantinya yakni Iwan Fikri, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bimas.

Posisi Camat juga demikian, kata Saprudin, yang ada hanya pergeseran tempat tugas. Kecuali Ferry Kusmayadi mendapat jabatan promosi, dari Camat Teweh Tengah menjabat Kepala Bagian Humas Pemkab Barut.

"Orang-orang yang menduduki jabatankan tetap itu-itu juga, tidak ada penjungkalan atau semacam non job, meski sebenarnya ada beberapa pejabat yang dilantik masih terbelit masalah. Artinya ini kabinet pergeseran dari lahan ‘basah’ ke lahan ‘kering’, dan sebaliknya, bukan perombakan kabinet seperti yang digembor-gemborkan," kata Saprudin. edi

Copyright © 2003 Banjarmasin Post


Trans Kalimantan
Bapedalda Pantau Tambang Rakyat

Jelawat Tak Akan Punah


Jalan Di Kuripan Terancam


Pemuda Mencurigakan Diamankan


"Usulan Anggaran Sudah Dikaji"


Retribusi Objek Wisata Bocor


PAD HST Capai Target


Pengedar Koplo Ditangkap Jelang Shalat Id


Yuli Lantik Kabinet Baru


Kejaksaan Pelajari Yayasan Amalillah


Banjarmasin Post Group Jl Haryono MT 143/54 Banjarmasin 70129 Phone: +62-511-54370 Fax: +62-511-66123