:: Kompas Cyber Media ::

[::] Portal Berita Daerah [::]

Metro Banjar • Serambi Ummah • BëBAS • Diafragma • PASAR • INTECH

Berita Cetak
MAIN PAGE
Berita Utama
Nusantara
B O R N E O
+Trans Kalimantan
Banjarmasin Plus

Persona
BELI@
Olahraga
Keluarga & Gaya Hidup
Internasional
Berita Kemarin
Info Data & Media
Banjarmasin Post
Susunan Redaksi

Pasang Iklan
Order Cetak
Berlangganan
Supporting By

Minggu, 23 Januari 2005 01:17


Pelecehan Seksual Aceh Diselidiki

Banda Aceh, BPost
Satuan Tugas Polri menurunkan tim intel dan reserse untuk menyelidiki laporan adanya tindak pelecehan seksual terhadap perempuan Aceh oleh relawan dan tentara asing yang tengah melaksanakan misi kemanusiaan di wilayah itu.

"Secara profesional kami menurunkan anggota intel dan reskrim untuk menyelidiki laporan tersebut," kata Kepala Satgas Polri Brigadir Jenderal Ito Sumardi di Banda Aceh, Sabtu (22/1).

Ia mengatakan hal itu menanggapi informasi adanya pelecehan seksual yang telah masuk ke jajaran kepolisian. Kendati hingga saat ini Polri belum menerima laporan resmi dari para korban.

Menurut dia, jika nantinya kasus pelecehan seksual terhadap perempuan Aceh benar-benar terjadi, Polri akan menindak tegas sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku di Indonesia. "Siapa pun, termasuk warga asing, akan ditindak tegas oleh polisi sebab keberadaan mereka di Aceh hanya untuk menjalankan misi kemanusiaan dan bukan melakukan kegiatan lain apalagi pelecehan seksual," katanya.

Untuk itu polisi mengharapkan kepada perempuan Aceh yang menjadi korban pelecehan seksual agar melapor ke polisi baik ke kantor polisi maupun lewat pos polisi yang tersebar di berbagai wilayah di Aceh. "Laporkan saja kepada kami, sebab polisi yang berhak dan bertanggung jawab secara hukum untuk memproses terjadinya pelecehan seksual," katanya.

Selain itu, Satgas Polri melalui Mabes Polri di Jakarkta akan meminta perwakilan negara asing untuk ikut mendata keberadaan dan jumlah personil yang sedang menjalankan misi kemanusiaan di Aceh.

Polri juga terus mendeteksi keberadaan orang asing di Aceh. Sebab pascatsunami orang asing dapat leluasa keluar-masuk di tempat-tempat pengungsian tanpa diketahui aparat keamanan.

Kendati belum ada laporan resmi, Ito Sumardi meyakini perempuan Aceh yang menjadi korban bencana alam berpotensi besar menjadi korban tindakan pelecehan seksual oleh orang asing. Sehingga, menjadi tanggung jawab Polri untuk mengatasi masalah itu.

Polri juga meminta kepada aparat terkait untuk mengawasi lokasi pengungsian agar orang asing tidak sembarangan masuk apalagi bukan untuk menjalankan misi kemanusiaan.ant

Copyright © 2003 Banjarmasin Post


Nusantara
Dijenguk Istri, Adiguna Tersenyum

Jamaah Boleh ‘Absen’ Shalat Jumat


Lari 10 K Dilirik Guiness Book


Bunda Sudah Diambil Air


Swedia Terus Proses Petinggi GAM


Pelecehan Seksual Aceh Diselidiki


Banjarmasin Post Group Jl Haryono MT 143/54 Banjarmasin 70111 Phone: +62-511-54370 Fax: +62-511-66123