:: Kompas Cyber Media ::

[::] Portal Berita Daerah [::]

Metro Banjar • Serambi Ummah • BëBAS • Diafragma • PASAR • INTECH

Berita Cetak
MAIN PAGE
Berita Utama
Nusantara
B O R N E O
+Trans Kalimantan
Banjarmasin Plus

Persona
BELI@
Olahraga
Keluarga & Gaya hidup
Internasional
Berita Kemarin
Info Data & Media
Banjarmasin Post
Susunan Redaksi

Pasang Iklan
Order Cetak
Berlangganan
Supporting By

Minggu, 23 Januari 2005 02:19


Mina Diterjang Badai

Mina, BPost
Hujan lebat dan badai melanda kawasan Mina dan Makkah, Arab Saudi, Sabtu (22/1), sekitar pukul 15:40 waktu setempat atau pukul 20:40 Wita. Badai angin itu menyebabkan beberapa tenda jamaah rubuh.

Seorang jamaah asal Sumatera Selatan dilaporkan tewas dalam musibah itu. Tenda-tenda jamaah haji di kawasan Minas dilaporkan terendam air. Akibatnya, jamaah kesulitan mendapatkan tempat tidur. Dua jamaah asal Makassar, Sulsel, Haji Ahmad Abdullah (kloter 30) dan Hj Trisnawati Nadir melaporkan untuk BPost, tadi malam, cuaca di Mina memburuk sejak pagi waktu setempat. Namun, hujan lebat disertai angin baru terjadi sore hari.

"Kami yang ada di maktab 30 sempat panik karena tenda atau kemah bergoyang. Beberapa teman sudah berlarian meninggalkan tenda meski di luar sedang hujan," kata Ahmad melalui sambungan telepon internasional.

Menurutnya, cuaca di Mina sebelumnya cukup cerah. Cuaca di kota tempat melontar ini berkisar 20-22 derajat celsius. Karenanya, jamaah terkejut saat cuaca tiba-tiba berubah. "Terus terang kami sempat kaget karena hujannya sangat lebat. Tapi, mungkin ini juga cobaan bagi," ujarnya.

Senada dengan Ahmad, Trisnawati juga menyampaikan terjadinya badai dan hujan lebat. Sejak pagi, kata dia, hujan sudah melanda kawasan Mina dan sekitarnya. "Saya dan teman-teman di kloter 33 sempat panik saat hujan lebat karena disertai angin kecang," kata notaris di Sungguminasa, Gowa.

Dia menambahkan, jamaah juga mengkhawatirkan terjadinya banjir di sekitar pemondokan jamaah haji asal Indonesia, khususnya dari embarkasi Makassar.

Keadaan Makkah

Informasi yang diperoleh BPost, hujan deras disertai petir juga melanda Makkah. Akibatnya, sempat terjadi banjir dengan ketinggian sekitar 50 sentimeter (0,5 meter). Banjir telah membuat kemacetan di bebeberapa ruas jalan di Mina dan Makkah.

Para jamaah yang berada di Mina dilaporkan memilih berteduh di bawah tenda. Jalanan mulai dari terowongan menuju jamarat juga macet total karena jamaah yang sedang melontar di jumrah memilih berteduh di dalam terowongan.

Hingga pukul 22.00 wita malam tadi atau petang waktu setempat, hujan dan badai masih melanda Mina meski dengan curah yang tidak terlalu lebat. Sebagian besar jamaah Indonesia masih memilih berteduh di dalam kemah mereka yang berada di kawasan Aziziyah.

Gusti Mustain, jemaah asal Kalimantan Selatan dihubungi BPost via saluran internasional mengatakan, hujan lebat yang terjadi di sekitar kota Makkah sempat membuat kepanikan para jemaah.

Apalagi, ungkap Mustain, banjir telah menghanyutkan sejumlah mobil di kawasan sekitar kota Makkah. Bahkan, "dua bus berukuran besar ikut terbawa arus banjir," paparnya.

Mobil-mobil itu yang hanyut terbawa arus banjir menumpuk di sebuah dataran rendah. Aparat kepolisian Saudi sibuk mengatur lalulintas yang macet akibat banjir. Meski begitu, imbuh Mustain, genangan air sudah mulai surut, arus lalulintas sudah kembali lancar. tt/rex/ank

Copyright © 2003 Banjarmasin Post


Berita Utama
Mina Diterjang Badai

Pengungsi Perlu Uang Kontan


Chelsea Makin Tak Terkejar


20 Tahun Tak Tidur


Hari ini Sjachriel Diuji


Nilainya Baru 6 Minus


PLTD Itu Terbawa Hingga 2,5 km


Puisi-Puisi Aceh


Sudah 100 Ribu Mayat Dikubur


Amien Mundur, Oposisi Kendor


Tak Ada Kejadian Di Jamarot


Ambulan Meledak Di Pesta Pernikahan


Departemen Kominfo Jangan Jadi ‘Deppen’


Banjarmasin Post Group Jl Haryono MT 143/54 Banjarmasin 70111 Phone: +62-511-54370 Fax: +62-511-66123