:: Kompas Cyber Media ::

[::] Portal Berita Daerah [::]

Metro Banjar • Serambi Ummah • BëBAS • Diafragma • PASAR • INTECH

Berita Cetak
MAIN PAGE
Berita Utama
Nusantara
B O R N E O
+Trans Kalimantan
Banjarmasin Plus

Persona
BELI@
Olahraga
Keluarga & Gaya hidup
Internasional
Berita Kemarin
Info Data & Media
Banjarmasin Post
Susunan Redaksi

Pasang Iklan
Order Cetak
Berlangganan
Supporting By

Minggu, 23 Januari 2005 02:19


Amien Mundur, Oposisi Kendor

Jakarta, BPost
Desakan di luar Partai Amanat Nasional (PAN) agar Amien Rais tetap memimpin PAN semakin deras. Pengamat politik Dr Sukardi Rinakit misalnya, mengaku cemas rencana mundur Amien tersebut. Kata dia, bila Amien Rais benar-benar keluar dari PAN, praktis kekuatan oposisi semakin kendor

Amien sendiri bersikukuh tak akan maju lagi dalam persaingan perebutan kursi ketua umum pada kongres yang digelar Februari mendatang. "Pak Amien masih bisa bersikap oposisi meski di luar struktur partai. Tapi keputusan Pak Amien untuk tak lagi jadi ketua umum itu sudah final," tegas Wakil Sekjen DPP PAN, Alvien Lie Liang Piao menjawab BPost, Sabtu (22/1).

Menurut Sukardi, mundurnya Amien semakin memperlemah kekuatan penyeimbang di parlemen, menyusul berubahnya Partai Golkar menjadi partai penguasa dengan terpilihnya Wakil Presiden Jusuf Kalla sebagai ketua umum partai beringin. Apalagi pemimpin parpol kritis lainnya seperti Hidayat Nurwahid sudah terlebih dulu meninggalkan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

"Praktis, sekarang ini nggak ada lagi tokoh oposisi yang benar-benar kuat. PDIP sendirian di parlemen," kata Sukardi Rinakit. Padahal, imbuhnya, peran tokoh oposan saat ini benar-benar dibutuhkan masyarakat di tengah isu persaingan tak sehat di tubuh pemerintahan. Yakni antara Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Wapres Jusuf Kalla. Pendek kata, pamor pemerintahan SBY-Kalla saat ini tengah mengalami penurunan pamor di saat melemahnya kekuatan oposisi.

Sukardi melihat, nama-nama tokoh yang meramaikan bursa Ketua Umum PAN sejauh ini belum bisa menandingi kuatnya figur Amien Rais. Karena itu, Ketua Umum PAN yang baru nanti masih sulit diharapkan bisa memperkuat pamor oposisi di parlemen.

"Makanya, wajar bila banyak yang berharap agar Amien Rais tetap memimpin PAN," imbuh Sukardi yang juga Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Politik, Soegeng Sarjady Syndicated (SSS) itu.

PDIP sendiri saat ini terkesan sedang kebingungan mencari kawan oposan di parlemen. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang diharapkan menjadi mitra oposisi juga tampak tanggung-tanggung menyikapi kinerja pemerintahan. Demikian halnya dengan parpol lima besar lainnya yakni Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

"Jadi, selama belum ada figur yang kuat di tubuh PAN, saya sangat berharap Pak Amien Rais tetap menjadi Ketua Umum PAN," kata fungsionaris PDIP di DPR, Permadi secara terpisah.

Sementara itu, Wakil Sekjen PAN Alvien Lie meminta semua pihak untuk menilai mundurnya Amien Rais dari sisi positif. Menurutnya, figur-figur yang meramaikan bursa calon nakodha PAN seperti Dien Syamsuddin, Didiek Rachbini, Ahmad Farhan Hamid, Fuad Bawazier, AM Fatwa, dan lainnya, juga memiliki keunggulan komparatif tersendiri.

"Pak Amien menegaskan, suksesi di tubuh PAN itu bagian dari sukses kepemimpinannya," tegas Alvien. Dengan mundur dari ketua umum, tambahnya, Amien Rais membuktikan demokratisasi dan regenerasi di tubuh partai berlambang matahari terbit itu. "Pak Amien pernah bilang, seperti matahari, ada saatnya terbit, ada saatnya tenggelam," imbuh politikus berambut jabrik itu. JBP/abs

Copyright © 2003 Banjarmasin Post


Berita Utama
Mina Diterjang Badai

Pengungsi Perlu Uang Kontan


Chelsea Makin Tak Terkejar


20 Tahun Tak Tidur


Hari ini Sjachriel Diuji


Nilainya Baru 6 Minus


PLTD Itu Terbawa Hingga 2,5 km


Puisi-Puisi Aceh


Sudah 100 Ribu Mayat Dikubur


Amien Mundur, Oposisi Kendor


Tak Ada Kejadian Di Jamarot


Ambulan Meledak Di Pesta Pernikahan


Departemen Kominfo Jangan Jadi ‘Deppen’


Banjarmasin Post Group Jl Haryono MT 143/54 Banjarmasin 70111 Phone: +62-511-54370 Fax: +62-511-66123