:: Kompas Cyber Media ::

[::] Portal Berita Daerah [::]

Metro Banjar • Serambi Ummah • BëBAS • Diafragma • PASAR • INTECH

Berita Cetak
MAIN PAGE
Berita Utama
Nusantara
B O R N E O
+Trans Kalimantan
Banjarmasin Plus

Persona
BELI@
Olahraga
Keluarga & Gaya hidup
Internasional
Berita Kemarin
Info Data & Media
Banjarmasin Post
Susunan Redaksi

Pasang Iklan
Order Cetak
Berlangganan
Supporting By

Minggu, 23 Januari 2005 02:19


Hari ini Sjachriel Diuji

Banjarmasin, BPost
Kabar terjadinya deal politik di balik kesediaan DPW Partai Amanat Nasional (PAN) menerima lamaran Sjachriel Darham membuat gerah fungsionaris di partai berlambang matahari ini. Mereka mengaku terpaksa menerima lamaran Sjachriel yang ditindaklanjuti dengan seleksi bersama delapan calon gubernur (cagub), hari Minggu (23/1) ini.

"Insya Allah kami semua tidak terkontaminasi dengan isu suap, baik secara person maupun kelembagaan. Bila ditemukan indikasi sogok-menyogok, maka pelamar akan kami diskualifikasi. Kemudian person yang kena sogok juga akan kami tindak," tandas ketua tim penjaringan (Tim 7) PAN, M Nahwan kepada pers, di Banjarmasin, Sabtu (22/1).

Menurut dia, PAN tidak menolak lamaran Sjachriel karena ketentuan dalam UU No 32 Tahun 2004 yang tak memperbolehkan partai menolak lamaran dari seorang calon. Karenanya, lanjut Nahwan, tidak ada alasan bagi PAN menolak lamaran Sjachriel.

Seperti diketahui, kabar telah terjadinya deal politik ini terkait berubahnya sikap PAN terutama ketuanya Yudhi Wahyuni terhadap Sjachriel. Jauh-jauh hari, Yudhi secara terbuka mengatakan partainya tertutup bagi Sjachriel. Dia menilai Sjachriel tak layak lagi menjadi gubernur karena kredibelitasnya sangat buruk. Ditanya BPost soal perubahan sikapnya itu, dengan enteng Yudhi mengatakan dalam dunia politik semuanya bisa berubah.

Namun demikian, imbuh Nahwan, seperti halnya calon lain yang telah melamar ke partainya, Sjachriel harus mengikuti seleksi. Rencananya, seleksi terhadap para calon yakni Ismet Ahmad, Alfian Noor, Ramlan, Muhammad Yamin, Sofwat Hadi, Desmond J Mahesa, Noor Aidi, Ahmad Zubaidi dan Sjachriel Darham yang akan digelar, Minggu.

"Saya tegaskan sekali lagi, PAN tidak menolak lamaran Sjachriel Darham. Namun, apakah yang bersangkutan sudah pasti akan diusung partai kami, nanti dulu. Sebab, kami punya prosedur yang harus dilewati setiap pelamar. Jadi semua calon jangan percaya diri pasti diterima," tegasnya.

Lebih jauh dijelaskan Nahwan yang didampingi sekretaris Tim 7 Rachmad Nopliadry, keseluruh calon diwajibkan melakukan presentasi sekaligus dialog dengan anggota tim. "Bagi kalangan pers yang berminat mengikuti acara ini silakan saja, dengan lebih dulu mendaftarkan diri kepada panitia. Seleksi kita transparan," lanjut Nahwan.

Dari seleksi awal, katanya, akan diambil tiga pelamar terbaik yang akan diserahkan kepada DPW PAN untuk memutuskan siapa yang dijadikan calon tunggal.

Menyinggung perlunya calon yang bermodal, Nahwan mengakui tidak bisa memungkiri hal tersebut. Menurutnya, cagub yang akan mereka usung nanti memang wajib menyediakan dana untuk membiayai kampanye hingga biaya operasional para saksi di lapangan saat berlangungnya pilkada. "Namun keperluan biaya itu jangan dianggap sebagai sebuah sogokan. Kita sangat menghindari nuansa money politics dalam proses seleksi ini," tandasnya.

 

Batal Deklarasi

Sementara itu, pendeklarasian cagub dari DPD Partai Demokrat (PD) yang rencananya akhir Januari dipastikan batal. Pasalnya, rapimnas DPP yang akan membahas persiapan pilkada di daerah-daerah yang seharusnya digelar 14-16 Januari lalu dimundurkan pekan depan.

"Rencananya usai rapimnas, DPD PD melalui Tim 5 akan segera menyaring enam cagub yang telah resmi melamar dengan menyerahkan berkas visi dan misinya. Selanjutnya, beberapa calon terbaik hasil penyaringan akan diserahkan kepada DPP untuk dipilih satu yang sesuai amanat. Kemungkinan cagub PD baru bisa diumumkan Februari mendatang," ujarnya Ketua DPD PD, Ahmad Bisung.

Menyinggung calon yang sudah melamar, Bisung mengungkapkan ada enam orang yakni Zubaidi, Ramlan, Sjachriel Darham, Desmon J Mahesa, Ismet Ahmad dan Sofwat Hadi.

"Sebelumnya ada sembilan orang tetapi yang tiga tidak terpaksa dicoret karena lamban menyerahkan berkas visi dan misinya sebagai kelengkapan persyaratan pendaftaran," tukas Bisung. dws/m4

Copyright © 2003 Banjarmasin Post


Berita Utama
Mina Diterjang Badai

Pengungsi Perlu Uang Kontan


Chelsea Makin Tak Terkejar


20 Tahun Tak Tidur


Hari ini Sjachriel Diuji


Nilainya Baru 6 Minus


PLTD Itu Terbawa Hingga 2,5 km


Puisi-Puisi Aceh


Sudah 100 Ribu Mayat Dikubur


Amien Mundur, Oposisi Kendor


Tak Ada Kejadian Di Jamarot


Ambulan Meledak Di Pesta Pernikahan


Departemen Kominfo Jangan Jadi ‘Deppen’


Banjarmasin Post Group Jl Haryono MT 143/54 Banjarmasin 70111 Phone: +62-511-54370 Fax: +62-511-66123