:: Kompas Cyber Media ::

[::] Portal Berita Daerah [::]

Metro Banjar • Serambi Ummah • BëBAS • Diafragma • PASAR • INTECH

Berita Cetak
MAIN PAGE
Berita Utama
Nusantara
B O R N E O
+Trans Kalimantan
Banjarmasin Plus

Persona
BELI@
OLAHRAGA
Keluarga & Gaya hidup
Internasional
Berita Kemarin
Info Data & Media
Banjarmasin Post
Susunan Redaksi

Pasang Iklan
Order Cetak
Berlangganan
Supporting By

Minggu, 23 Januari 2005 01:23


Jumlah TPS Bakal Dikurangi
Dana Minim, KPU Kalsel Cari Terobosan

Banjarmasin, BPost
Jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kalsel dalam pilkada mendatang terancam dikurangi. Komisi Pemilihan Umum (KPU) daerah Kalsel berinisiatif melakukan perampingan sebagai langkah penghematan karena anggaran sangat minim.

Anggota KPU Kalsel, Sjacharani Ambo Oga, Sabtu (22/1) malam mengatakan, meski demikian hal itu masih sebatas rencana karena jumlah anggaran yang belum dapat dipastikan. Selain suntikan dana APBD minim, kini jumlah bantuan dari APBN maupun sharing dari pemerintah kabupaten/kota juga belum diketahui.

Semula, dalam pilkada mendatang KPUD menganggarkan sebesar Rp31 miliar. Sementara dari jumlah tersebut Rp18 miliar diperkirakan akan habis di pos TPS saja, terutama untuk membayar para petugasnya. Padahal masih ada pengeluaran yang lebih besar, yaitu untuk keperluan kesekretariatan, misalnya pengadaan kertas suara dan dana operasional lain.

"Jika pada pelaksanaan pemilihan umum kepala negara, APBN menyumbang dana operasional terbesar. Jadi dalam pilkada yang seharusnya menyumbangkan dana lebih besar adalah APBD. Namun KPU Kalsel tetap akan melakukan tindakan antisipasi berkaitan dengan hal tersebut, tentunya selama tidak melanggar peraturan pemilu," ujarnya kepada BPost kemarin.

Menurut Sjacharani, dengan berkurangnya TPS maka secara tidak langsung dana yang dibutuhkan dapat dikurangi. Mengenai jumlah TPS dikatakan, kalau semula berjumlah 9.000, kemungkinan dikurangi hingga 50 persen.

"Berdasarkan pengalaman selama ini, setiap TPS hanya memerlukan waktu sampai dengan tengah hari untuk menyelesaikan tugasnya. Kalau jadi dikurangi jumlah TPS-nya, pasti banyak dana yang dapat dihemat," ujarnya.

Namun demikian, mengenai teknis pelaksanaannya, KPU masih akan berkoordinasi lebih lanjut. Pasalnya, dalam peraturan pilkada telah ditetapkan setiap TPS hanya melayani sekitar 300 orang saja. Karenanya jika TPS dikurangi maka otomatis jumlah pemilih di setiap TPS akan bertambah banyak.

Terkait dengan hal itu, dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi II DPR RI, Senin (31/1) mendatang KPU akan mengajukan berbagai alternatif tersebut.

Disinggung mengenai jadwal pelaksanaan pilkada, Sjacharani mengatakan sampai sekarang belum ada perubahan, yaitu Juni 2005. Meskipun ada surat edaran dari Mendagri terkait percepatan pelaksanaan pilkada di setiap daerah, hal itu tidak menyangkut hari pelaksanaan. m4


Copyright © 2003 Banjarmasin Post


Banjarmasin Plus
Jumlah TPS Bakal Dikurangi Dana Minim, KPU Kalsel Cari Terobosan

Berlibur, Mantan Lurah Tertangkap Nyabu


4 Bulan FISIP Tanpa Dekan


Hujan Iringi Penyembelihan Hewan Kurban


Terdakwa Masih Dirawat Di RS


Banjarmasin Post Group Jl Haryono MT 143/54 Banjarmasin 70111 Phone: +62-511-54370 Fax: +62-511-66123