Warung Mama Diang di Radio Tanjung Puri dipandunya penuh tawa dan canda. Dengan
suara khas miliknya, orang menyebutnya Mbak Elly kepada Elly Acriany Natalis. Ada yang
minta senggol, ada pesan lagu di acara, disambutnya dengan bahasa Banjar, Tanjung, Kalua
dan khas logat Kalteng yang membuat orang senang mendengarkannya dan merasa terhibur. Kini
suara itu tidak akan pernah lagi terdengar. Mbak Elly telah kembali kepada ke hadirat Nya,
karena sakit.
Pada kesempatan ini, kami atas nama keluarga KW Willem menyampaikan permohonan maaf
Mbak Elly, jika ada kata, tidak tanduk yang kurang berkenan di hati bapak, ibu, saudara,
kerabat dan handai taulan semasa hidupnya. Kami mohon, dapat memaafkan adik kami Mbak
Elly, juga kepada semua rekan kerjanya di Radio Tanjung Puri Perkasa, penggemar serta
masyarakat Paringin Timur dan sekitarnya.
Kami juga menyampaikan terima kasih kepada Majelis Jemaat GKE Warukin, Halong, Gunung
Riut dan Resort Murung Pudak beserta anggotanya sehingga terselenggaranya acara
penghantaran ke tempat peristirahatannya yang terakhir. Juga kepada seluruh keluarga yang
datang dari Gantungan, Tabuan, Butut, Pilanduk, Halong, Gunung Riut, Upau, Tanjung,
Warukin, Dataran Meratus Ajung, Tamiang Layang, Tampa, masyarakat Paringin Timur serta
penggemar Mbak Elly yang memberikan bantuan moral dan materil.
Ucapan yang sama juga disampaikan kepada paramedis RS Tanjung dan Puskesmas Paringin
yang melayani Mbak Elly selama sakit, Satlantas Balangan, Bp Bambang, pimpinan Radio
Tanjung Puri, Ketua PPKB Balangan H Syahrani Ahing, Ampera SE, anggota dewan Tanjung,
Keluarga Pdt Puji Hariady, Vic Halong dan Gunung Riut, Kel Maruli Tambunan, Kel Dijo, Kel
Darminus, Kel Isur (Kuntit), Kel Karel, rekan dari Lembaga Musyawarah Masyarakat Dayak
(LMMD) Balangan dan semuanya yang tak bisa kami sebutkan satu persatu.
Kematian hanyalah tidur panjang! Itulah sebaris syair dari Ebiet G Ade. Elly, tawamu,
senyumu dan candamu adikku akan selalu kami kenang. Adik kami Elly, dilahirkan di Halong
pada 21 April 1974 dan kembali pada 2 Januari 2005. Tidurlah adikku dengan damai dan
sentosa di pangkuan Nya. Amien.
Kami yang berduka
Eter Nabiring S Pd
Hulu Pasar III No 14 RT IV Paringin