:: Kompas Cyber Media ::

[::] Portal Berita Daerah [::]

Metro Banjar • Serambi Ummah • BëBAS • Diafragma • PASAR • INTECH

Berita Cetak
MAIN PAGE
Berita Utama
Nusantara
B O R N E O
+Trans Kalimantan
Banjarmasin Plus

Persona
BELI@
Olahraga
Keluarga & Gaya hidup
Internasional
Berita Kemarin
Info Data & Media
Banjarmasin Post
Susunan Redaksi

Pasang Iklan
Order Cetak
Berlangganan
Supporting By

Minggu, 23 Januari 2005 01:39


Mau Memformat Kartu Memori? Gampang!

GANTI-GANTI software atau file multimedia memang mengasyikkan, karena bisa mengusir rasa jemu. Namun, hapus-menghapus file seperti itu sering menyebabkan kartu memori menjadi hang. Nah, bagaimana mengatasinya? Ternyata gampang saja.

Misalnya saja tiba-tiba muncul peringatan bahwa memori itu sudah penuh, ketika mau memasukkan file multimedia baru. Padahal kartu memori itu baru saja dibersihkan atau sebagian file sudah dihapus. Nah, kalau sudah begini, maka mau nggak mau kartu memori itu harus diformat.

Memformat kartu memori bisa dilakukan dengan dua cara, yaitu dengan komputer dan dengan ponsel. Kalau nggak mau repot ya tinggal menggunakan jasa toko ponsel, karena peralatannya biasanya komplet. Terlepas dari cara mana yang akan dipakai, proses format itu membawa konsekuensi bahwa apapun file yang ada di dalam kartu itu akan dibersihkan atau dihapus.

Oleh karena itu, pastikan bahwa file multimedia yang masih anda butuhkan tersimpan dalam back up. Misalnya saja disimpan terlebih dahulu ke dalam memori internal ponsel.

Sayangnya, membuat back up di memori internal ponsel akan menimbulkan masalah baru, kalau daya tampung memori internal itu sudah penuh.

Yang paling aman adalah memformat kartu memori dengan komputer dan card reader. Pertama-tama, simpanlah file multimedia yang masih dipakai ke dalam drive C di komputer. Sebab, memformat kartu memori sama saja dengan menghapus semua file yang ada pada memori eksternal ponsel. Nah, setelah proses format selesai, maka file itu bisa ditransfer kembali ke kartu memori.

Yang terpenting dalam melakukan proses format ini adalah jangan sekali-kali memberikan password untuk kartu memori. Karena, pada proses pemberian password untuk kartu memori eksternal dengan ponsel, password itu seringkali tidak bisa dibuka ketika menggunakan card reader di komputer. Padahal, password yang diketik sama persis dengan password aslinya.

Begitu pula sebaliknya, ketika memproteksi kartu memori eksternal dengan password melalui card reader di komputer. Password itu biasanya tidak akan dikenali ketika harus dibuka dengan ponsel. Jika ingin memformat kartu dengan komputer, pastikan card reader tersambung ke port USB pada komputer. Pembaca kartu itu akan dikenali komputer sebagai drive Removable Disk (E:).

Klik menu My Computer, kemudian klik Removable Disk (E:) sehingga tampilannya terblok, misalnya dengan warna biru. Kemudian klik File dan cari Format lalu klik. Di layar komputer akan muncul kotak dialog dan anda mengklik OK.

Kalau anda ragu dan ingin membatalkan proses format itu, maka tinggal pencet tombol ESC di keyboard komputer. Pada beberapa komputer, misalnya berbasis Windows Me, pilihannya adalah Start atau Close. Klik Start, maka kartu memori itu akan terformat. Kalau ragu dan tak ingin meneruskan proses format, maka klik Close atau tutup kotak dialog itu.

Setelah kartu memori dibersihkan, maka masukkan kembali file multimedia yang masih anda pakai dari drive C ke kartu memori itu. Cara yang paling sering digunakan adalah dengan memanfaatkan Windows Explorer. Jika anda membuka menu Windows Explorer, maka akan tampil dua sisi bilik folder, yaitu kiri dan kanan.

Pastikan anda mengingat letak folder tempat menyimpan file yang di-back up. Paling aman menyimpan back up itu di My Document. Tampilkan file-file back up itu pada sisi kanan bilik folder di Windows Explorer.

Sekadar contoh, penulis kebetulan mempunyai koleksi lagu Lilin Lilin Kecil berformat MP3, yang ingin disimpan kembali ke dalam kartu memori.

Untuk mengkopinya ke kartu memori, maka file lagu itu dimunculkan di bilik kanan. Kemudian diklik dan menahan klik di mouse itu dengan jari. Lalu sambil masih diklik dengan jari, maka kursor tampilan file itu digeser dan diarahkan ke bilik kiri, sehingga muncul tanda biru pada Removable Disk (E:).

Dengan melepaskan klik, maka file itu akan tertransfer ke kartu memori melalui perantara card reader. Jika anda sudah terbiasa akrab dengan komputer, rasanya anda jauh lebih tahu bagaimana mentrasfer file dengan menggunakan Windows Explorer.

Cara inilah yang diterapkan para pengelola toko ponsel ketika mengerjakan order untuk memformat kartu memori ponsel. Berikut ini adalah contoh cara memformat kartu memori pada ponsel Nokia 9210 dan Nokia 3660.

Untuk Nokia 9210, yang pertama perlu anda lakukan adalah memilih File Manager pada tampilan awal, kemudian anda klik menu. Kemudian terdapat beberapa pilihan. Pilihlah Card. Nah... anda tinggal tunggu prosesnya, kemudian tekan OK.

Bila ponsel yang anda miliki Nokia 3660, maka pada menu tampilan awal, anda klik Memory, kemudian pilih Extras. Disitu terdapat beberapa pilihan, dan anda bisa menekan Format Memory Card. Sama halnya dengan Nokia 9210, anda tinggal menunggu prosesnya, dan klik OK untuk menutupnya.

Untuk ponsel lainnya, selama ada slot untuk kartu memori, maka pasti ada juga menu untuk pemformatannya. Mudahkan?

Kartu memori menawarkan keleluasaan bagi pengguna ponsel, karena kapasitasnya bervariasi dari 16 megabyte (MB) hingga 1 gigabyte (GB). Namun, diperlukan kecermatan dalam mengelola data atau file yang tersimpan di dalam memori eksternal ponsel ini.

Selain memori internal, beberapa merk dan seri ponsel juga menyediakan slot untuk memori tambahan alias memori eksternal, yang sering dikenal dengan kartu memori. Ini dimaksudkan untuk melengkapi kapasitas memori internal yang relatif terbatas.

Ponsel yang memiliki slot kartu memori eksternal biasanya masuk kelompok ponsel kelas atas, ponsel pintar, dan beberapa ponsel kelas menengah. Beberapa ponsel yang mempunyai slot kartu memori antara lain XDA O2, Sony Ericsson P900, Nokia 9210i, Nokia 6600, Nokia N-Gage, Nokia 3650, dan Nokia 3660.

Tentunya masih ada beberapa seri ponsel di luar merk ponsel di atas yang memiliki slot kartu memori. Ini biasanya disebutkan dalam buku manual setiap kita membeli ponsel.

Kartu memori apa saja yang bisa ditanamkan pada ponsel yang mempunyai slot memori? Sekadar informasi saat ini setidaknya ada tiga jenis kartu memori, yaitu kartu Compact Flash, SD (Secure Digital), dan MMC (Multimedia Card).

Kartu Compact Flash biasanya hanya digunakan untuk produk kamera digital profesional atau semi profesional. Sedangkan kartu lainnya SD dan MMC biasanya tertanam dalam produk kamera digital saku, camcorder, PDA, dan ponsel. Karena barisan gadget inilah yang biasanya menyimpan file gambar diam ataupun bergerak serta musik dalam format MP3. Terdapat beberapa merk kartu memori, baik jenis SD maupun MMC dengan harga yang juga bervariasi. Merk untuk MMC antara lain Visipro, Kingstone, Invinion dan ATP. Sedangkan di barisan kartu SD ada Sandisk, Visipro dan Kingstone. Kapasitasnya pun beragam, mulai dari 16 megabyte (MB), 64MB, 128MB, 256MB, 512MB, dan 1 gigabyte (GB) alias 1.000 MB. tdc/ht

Copyright © 2003 Banjarmasin Post


DIGITAL
BUKU - Rekaman Pengalaman Hidup Seorang Skizofrenia

SENI - Jaran Dor, Menari Sampai Intrance


DIGITAL - Mau Memformat Kartu Memori? Gampang!


HOME - Menyatu Dengan Alam


F&B - Aneka Kreasi Kue Cokelat


FASHION - Tampil Cantik Dengan Busana Muslim


TUR - Menautkan Hati Di Pantai Coko


Banjarmasin Post Group Jl Haryono MT 143/54 Banjarmasin 70111 Phone: +62-511-54370 Fax: +62-511-66123