Apri Facts |
Nama Lengkap |
Apri Listiawati |
Panggilan |
Lilis |
Kelahiran |
Salatiga, 5 April 1984 |
Tinggi/Berat |
170 cm/49 kg |
Pendidikan |
SMU |
Pekerjaan |
PTT Dinas Kesehatan Kalsel |
Urutan Dalam Keluarga |
Bungsu dari tujuh bersaudara |
Ayah |
Harjo Ratno |
Ibu |
Trimah |
Favorit |
Hobi |
Jalan-jalan dan makan |
Warna |
Biru |
Tokoh Favorit |
Adjie Massaid |
Atlet Favorit |
Taufik Hidayat |
Bintang Film |
Lulu Lusiana Tobing |
Penyanyi |
Reza Artamevia |
Musik |
Soft |
Makanan |
Ikan patin bakar |
Minuman |
Fanta |
Kota |
Martapura |
Motto |
Tak akan menyerah sampai cita-cita dan keinginan terkabul |
Prestasi |
1. Medali perunggu Asian School 1999 di Singapura |
|
2. Medali emas Pekan Olahraga Pelajar Nasional 2000 di Palembang |
|
3. Medali perak Indonesia Open 2003 di Jakarta |
|
4. Medali emas Sirkuit Atletik Jawa Bali 2003 di Sidoarjo |
|
5. Medali emas Sirkuit Atletik Jawa Bali 2004 di Solo |
|
6. Urutan keempat di PON XVI Sumatera Selatan |
|
|
USIA 20 tahun memang masih cukup dini jika ingin pensiun dari lempar lembing.
Walau begitu, Apri Listiawati mengharap Pengda PASI Kalsel segera mencari pelapis dirinya
yang bisa diharapkan berlaga di kancah nasioal.
"Lempar lembing tidak mengenal umur seperti di sepakbola atau gulat. Usai 40 tahun
pun rasanya masih bisa andil di cabang ini. Namun, usia belia namun tak mengenal teknik,
juga akan mempengaruhi kualitas lemparan," ungkapnya.
Namun, pelapis yang dimaksud Apri adalah regenerasi atlet. Ia pun tidak mau selalu
diandalkan Kalsel di cabang ini. Apalagi, ia merasa banyak potensi sumber daya manusia
yang belum tergali.
"Sudah saatnya Kalsel mencari junior lempar lembing. Jika hal itu tidak dilakukan,
saya khawatir daerah ini akan absen di kancah nasional. Padahal, saingan dari daerah lain
tidak terlalu banyak," jelas Apri.
Untuk itu, beberapa waktu lalu ia sempat mengusulkan agar mencari bakat baru lempar
lembing di sekolah-sekolah. Sayang, niat baik itu belum mendapat respon dari petinggi PASI
Kalsel.
"Saya termasuk atlet yang diambil dari sekolah. Kala itu, mereka tidak melihat
minat si atlet, tapi PPLP lebih mementingkan kondisi fisik. Dengan postur yang cukup
tinggi, saya kemudian diarahkan untuk menggeluti lempar lembing," cerita Apri.
Dengan jelas, Apri pun mengatakan berminat untuk menjadi salah seorang pembina pelempar
lembing junior daerah. Ia pun yakin menggunakan putra daerah sebagai atlet, kemungkinan
untuk meraih prestasi nasional lebih terbuka lebar.
"Atlet asli daerah tentu akan berbeda dengan atlet luar daerah. Untuk itu, saya
sangat berharap bakal timbul pelempar lembing daerah yang handal. bastian alkaf