PERTEMUAN antara dua petenis putra Amerika Serikat (AS), Andre Agassi dan Pete
Sampras, menjadi partai klasik di masa lampu. Sebab, Sampras telah memutuskan mundur dari
tenis profesional karena beberapa alasan, termasuk cedera yang sering menderanya.
Sebaliknya, Agassi belum menunjukkan tanda-tanda akan mengundurkan diri meski usianya
sudah mencapai 34 tahun. Ia bahkan masih terus bertahan di Australia Terbuka yang saat ini
berlangsung di Melbourne.
Meski Sampras telah pensiun, Agassi ternyata sangat terkesan pada rekan senegarnya itu.
Karenanya, ia berharap anaknya kelak dapat meneruskan persaingan mereka. Sebab, Sampras
pun memiliki anak laki-laki yang mungkin mewarisi bakat ayahnya.
Keinginan itu diungkapkan Sampras pada saat jumpa pers setelah Agassi mengalahkan
Taylor Dent di babak ketiga Australia Terbuka, Sabtu (22/1).
Ketika itu, komentator televisi Jim Courier menanyakan kapan putra Agassi, Jaden Gill
yang berusia tiga tahun, akan berhadapan dengan Christian Sampras yang kini berumur dua
tahun.
"Ini akan mengejutkan kamu jika saya katakan, saya akan menghadapi Christian
Sampras lebih dulu sebelum Jaden menghadapinya?" kata Agassi bercanda, sebab ia belum
berpikir pensiun.
"Saya berharap anak-anak saya mencintai tenis, terutama Jaden Gill. Saya yakin ia
memiliki bakat dari ayah atau ibunya," kata Agassi yang menikahi petenis top Jerman,
Steffi Graf.
Dari hasil perkawinan mereka, pasangan ini juga memiliki seorang putri yang berusia 15
bulan, Jaz Elle. Agassi menikah dengan Graf, Oktober 2001. Sedangkan Sampras menikah
dengan aktris Bridgette Wilson, September 2000.
"Akhirnya, harapan terbesar saya untuk mereka adalah fokus untuk sesuatu yang
ditekuninya. Harapan saya mereka mencintai tenis dan mau menekuninya. Jika tidak, tentu
mustahil bisa menghadapi anaknya Sampras," tambahnya. TT/ij