:: Kompas Cyber Media ::

[::] Portal Berita Daerah [::]

Metro Banjar • Serambi Ummah • BëBAS • Diafragma • PASAR • INTECH

Berita Cetak
MAIN PAGE
Berita Utama
Nusantara
B O R N E O
+Trans Kalimantan
Banjarmasin Plus

Persona
BELI@
Olahraga
Keluarga & Gaya hidup
Internasional
Berita Kemarin
Info Data & Media
Banjarmasin Post
Susunan Redaksi

Pasang Iklan
Order Cetak
Berlangganan
Supporting By

Minggu, 23 Januari 2005 02:16


Perseteruan Junior

PERTEMUAN antara dua petenis putra Amerika Serikat (AS), Andre Agassi dan Pete Sampras, menjadi partai klasik di masa lampu. Sebab, Sampras telah memutuskan mundur dari tenis profesional karena beberapa alasan, termasuk cedera yang sering menderanya.

Sebaliknya, Agassi belum menunjukkan tanda-tanda akan mengundurkan diri meski usianya sudah mencapai 34 tahun. Ia bahkan masih terus bertahan di Australia Terbuka yang saat ini berlangsung di Melbourne.

Meski Sampras telah pensiun, Agassi ternyata sangat terkesan pada rekan senegarnya itu. Karenanya, ia berharap anaknya kelak dapat meneruskan persaingan mereka. Sebab, Sampras pun memiliki anak laki-laki yang mungkin mewarisi bakat ayahnya.

Keinginan itu diungkapkan Sampras pada saat jumpa pers setelah Agassi mengalahkan Taylor Dent di babak ketiga Australia Terbuka, Sabtu (22/1).

Ketika itu, komentator televisi Jim Courier menanyakan kapan putra Agassi, Jaden Gill yang berusia tiga tahun, akan berhadapan dengan Christian Sampras yang kini berumur dua tahun.

"Ini akan mengejutkan kamu jika saya katakan, saya akan menghadapi Christian Sampras lebih dulu sebelum Jaden menghadapinya?" kata Agassi bercanda, sebab ia belum berpikir pensiun.

"Saya berharap anak-anak saya mencintai tenis, terutama Jaden Gill. Saya yakin ia memiliki bakat dari ayah atau ibunya," kata Agassi yang menikahi petenis top Jerman, Steffi Graf.

Dari hasil perkawinan mereka, pasangan ini juga memiliki seorang putri yang berusia 15 bulan, Jaz Elle. Agassi menikah dengan Graf, Oktober 2001. Sedangkan Sampras menikah dengan aktris Bridgette Wilson, September 2000.

"Akhirnya, harapan terbesar saya untuk mereka adalah fokus untuk sesuatu yang ditekuninya. Harapan saya mereka mencintai tenis dan mau menekuninya. Jika tidak, tentu mustahil bisa menghadapi anaknya Sampras," tambahnya. TT/ij

Copyright © 2003 Banjarmasin Post


Olahraga
Dominasi Rusia Berlanjut

Henman Angkat Koper


Ginobili Mengamuk Cetak 48 Poin


Perseteruan Junior


Pengagum Pete


Arsenal vs Newcastle - Paceklik Henry


Dinego Abramovich


Metamorfosis The Gunners


Ditawar Rp 480 M


Berjuang Di Tengah Keterbatasan


Apri Listiawati - Segera Cari Pelapis


Banjarmasin Post Group Jl Haryono MT 143/54 Banjarmasin 70129 Phone: +62-511-54370 Fax: +62-511-66123