EMPAT pertandingan tanpa mencetak gol! Itulah fakta yang dialami striker andalan
Arsenal, Thierry Henry. Akankah Henry gagal lagi mencetak gol saat menjamu Newcastle
United di Stadion Highbury, Minggu (23/1) malam?
Inilah yang menjadi pertanyaan besar publik Highbury. Henry yang dulu begitu tajam,
kini seolah kehilangan tajinya. Top scorer Premiership (16 gol) ini sedang paceklik
gol.
Dari empat pertandingan terakhir yang dilakoni The Gunners, yang menjadi pemain
paling produktif adalah Fredrik Ljungberg. Gelandang asal Swedia ini mencetak dua gol ke
gawang Charlton dan satu gol saat melawan Manchester City.
Pekan lalu, Henry dkk malah dibuat tak berkutik. Tim asuhan Arsene Wenger ini gagal
membuat gol dan kalah 0-1 dari Bolton. Akibatnya, mereka terpaut sepuluh poin dengan
Chelsea.
Apakah Henry sudah kehilangan daya magisnya? Entahlah! Semenjak seringnya Jose Antonio
Reyes dan Dennis Berkamp absen, produktivitas Henry ikut menurun.
"Saya memang mengalami masa-masa buruk. Tapi, saya tidak boleh tenggelam dengan
kondisi ini. Saya harus bangkit dan mencetak gol lagi," tegas Henry kepada situs
resmi Arsenal.
Wenger pun terus memotivasi anak emasnya itu. Arsitek asal Perancis ini yakin Henry
akan segera kembali kepada performance terbaiknya.
Menghadapi Newcastle, Wenger tetap mempercayakan Henry sebagai ujung tombak utama.
Hanya Wenger belum memastikan siapa akan menjadi pendampingnya: apakah Robbie van Persie,
Jose Antonio Reyes, atau Dennis Berkamp.
Masalah yang dihadapi Wenger adalah lini tengah. Gilberto Silva dan Edu belum bisa
turun karena cedera. Khusus Edu, Wenger dibuat pusing karena pemain asal Brasil ini
menolak memperpanjang kontraknya.
Wenger tampaknya akan kehilangan Edu yang akan hengkang ke Valencia (Spanyol). Kontrak
Edu berakhir musim ini, namun perundingan pembaharuan kontrak dengannya selalu
berlarut-larut.
"Saya pikir kami telah membuat beberapa kemajuan. Namun, kini kepercayaan saya
lebih kepada kepergiannya menuju klub lain. Saya kecewa. Saya lebih suka ia bertahan namun
keputusan berada di tangannya," tandas Wenger.
Campbell Bertahan
Beruntung, jejak Edu tidak diikuti pemain bertahan Sol Campbell dan Bisan Lauren.
Keduanya bersedia menandatangani perpanjangan kontrak.
"Kami telah memperpanjang kontrak Lauren dan Campbell masing-masing selama dua
tahun, hal yang sama juga berlaku bagi Johan Djourou dan Justin Hoyte. Tentunya saya
senang, sebab Sol adalah tulang punggung tim. Saya sangat menghormati dan
menyukainya," jelas Wenger.
Namun, tugas berat kini menanti Campbell. Pemain Timnas Inggris ini harus bisa
mematikan bomber gaek Newcastle, Alan Shearer.
Perlu dicatat, Shearer yang baru kembali dari cedera betisnya adalah ancaman utama bagi
Arsenal. Pekan lalu, Shearer mencetak satu gol untuk mengantar kemenangan The Magpies
atas Southampton 2-1. Itu merupakan gol ke 400-nya di Premiership.
Sayang, Shearer tidak didukung lini tengah yang solid. Gelandang bertahan Newcastle,
Nicky Butt, dipastikan absen menyusul kambuhnya cedera hamstring yang dideritanya.
"Nicky telah menderita kemunduran dan besar kemungkinan tidak dapat bermain di
akhir pekan. Ini adalah pukulan besar bagi kami dan baginya. Sudah sewajarnya bila ia
merasa kecewa karena terkena cedera yang sama di ambang kembalinya ia bermain," cetus
pelatih Graeme Souness.
Pada putaran pertama, Newcastle dipermalukan 0-1 oleh Arsenal di St James Park. Gol
Arsenal dicetak Patrick Vieira. Souness berharap bisa membalas kekalahan tersebut di
Highbury. TT/ka