:: Kompas Cyber Media ::

[::] Portal Berita Daerah [::]

Metro Banjar • Serambi Ummah • BëBAS • Diafragma • PASAR • INTECH

Berita Cetak
HOME
Berita Utama

Nusantara
Banjarmasin Plus
Banjarmasin Bungas
BISNIS
Sport Vaganza
Opini-Hot Line

Kalimantan Selatan
Kalimantan Timur
Kalimantan Tengah

Hiburan-Gaya Hidup
Internasional
Berita Kemarin
Info Data & Media
Banjarmasin Post
Susunan Redaksi

Pasang Iklan
Order Cetak
Berlangganan
Supporting By

Sabtu, 29 Januari 2005 01:37:44


Kakek Perkosa Anak Tiri

Kandangan, BPost
Bejat! Kata itulah yang tepat untuk menggambarkan perlakuan tak senonoh Lamberi (60). Kakek renta warga Desa Sungai Bungur Pandulangan Kecamatan Padang Batung Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalsel, ini menggauli anak tirinya, Jb (15), selama 3 tahun. Kini siswa kelas III SLTP tersebut hamil 5 bulan.

Demi Allah Aku Tidak Mengancam

Ditemui di Polsek Padang Batung, wajahnya cukup sumringah. Kakek renta ini dengan sigap berjalan dan menjawab pertanyaan BPost. Mulutnya dengan lancar mengatakan melakukan hal ini atas dasar suka sama suka.

"Demi Allah, aku kada biasa memaksa apalagi mengancam akan membunuh," ujar Lamberi dengan intonasi tinggi. Matanya tiba-tiba galak. Terus saja ia menutup-nutupi perbuatan bejatnya. Sekarang, yang penting ujarnya, ia mau bertanggung jawab. Kalau sampai perkaranya ke kepolisian, ia mengaku heran. "Aku tidak memaksa. Aku mau bertanggung jawab. Mengapa jadi aku sampai kantor polisi?" ujarnya berulang kali.

Namun ketika ditanya ihwal ketertarikannya pada si anak tiri, Lamberi selalu menjawab tak tentu arah. Ia hanya menekankan, ia bakal bertanggung jawab, menikahi anak tiri.

Dari informasi yang dihimpun menyebutkan, Lamberi tergiur dan tidak bisa mengendalikan nafsu bejatnya sejak 2002. Berawal ketika istri Lamberi, Wahidah (48), pergi mengambil upah mengatam (memanen padi) di Gambut cukup lama.

Rupanya prinsip tak ada rotan akar pun jadi berlaku bagi si bandot tua ini. Melihat paras ayu dan kemolekan anak tirinya, Lamberi beraksi. Ia mengancam membunuh jika Jb tak menuruti hasratnya.

Gadis ini mengaku sangat terpukul namun tidak berani melawan atau menceritakannya kepada orang lain. Apalagi, di rumah itu ia hanya tinggal bersama bapak tirinya.

Merasa keenakan Lamberi ketagihan. Jika dihitung selama 3 tahun ini, Lamberi memperkosa Jb sebanyak 10 kali. Tentunya itu dilakukan tatkala sang istri tak ada di rumah.

Awal Januari lalu, salah seorang guru Jb curiga dengan ketidakhadiran siswinya tersebut selama 2 bulan. Kalau pun masuk sekolah, Jb terlihat sangat lemah. Guru ini berinisiatif memeriksakannya sampai diketahui Jb hamil.

Kendati demikian Jb tidak memberitahukan pelakunya, termasuk kepada sang ibu. .

Wahidah sempat berkompromi dengan si kakek bejat Lamberi, bagaimana mengatasi aib keluarga ini. Jb kemudian diungsikan ke Buntok Kalimantan Tengah dengan tujuan akan dicarikan suami.

Untuk itu Wahidah meminta surat perwalian nikah kepada ayah kandung Jb, M Sadikin (46). Sadikin menolak dan meminta agar Jb dibawa kembali ke HSS.

Dalam proses pemulangan itulah, Sadikin mendengar pengakuan Lamberi bahwa Jb tidak bisa menikah selain dengannya. Lamberi juga mengatakan Jb telah hamil dengannya. Lamberi berniat mencerai Wahidah dan menikahi Jb. "Mendengar itu, saya bersama keluarga langsung melaporkan ke Polsek Padang Batung," ucap Sadikin.

Polisi pun segera menangkap Lamberi, yang sempat lari ke ladang jauh di perbatasan HSS. Lamberi diamankan Rabu (27/1) petang.

Kapolres HSS AKBP Marisan melalui Polsek Padang Batung Ipda Supriyo mengatakan pihaknya telah memeriksa sejumlah saksi dan tengah memproses tersangka.

Jb saat ditemui menginginkan agar Lamberi dihukum seumur hidup karena membuat dirinya menderita seumur hidup. niz


Copyright © 2003 Banjarmasin Post


Berita Utama
Dulmatin Tewas Dibom

Belum Terima Informasi


Pendiam Setelah Menikah


"Janji Yudhoyono Di Awang-Awang"


Faqih Diancam Dibunuh


Isak Tangis Jamaah Haji Aceh Pulang Tak Dijemput Anak Tercinta


Difitnah Gelapkan Sumbangan Aceh


Diperebutkan Skuad Elit Eropa


7 Lagi Jamaah Kalselteng Wafat


Kakek Perkosa Anak Tiri


Petani Sayur HST Dukung Sjachriel


Banjarmasin Post Group Jl Haryono MT 143/54 Banjarmasin 70111 Phone: +62-511-54370 Fax: +62-511-66123