:: Kompas Cyber Media ::

[::] Portal Berita Daerah [::]

Metro Banjar • Serambi Ummah • BëBAS • Diafragma • PASAR • INTECH

Berita Cetak
HOME
Berita Utama

Nusantara
Banjarmasin Plus
Banjarmasin Bungas
BISNIS
Sport Vaganza
Opini-Hot Line

Kalimantan Selatan
Kalimantan Timur
Kalimantan Tengah

Hiburan-Gaya Hidup
Internasional
Berita Kemarin
Info Data & Media
Banjarmasin Post
Susunan Redaksi

Pasang Iklan
Order Cetak
Berlangganan
Supporting By

Sabtu, 29 Januari 2005 01:38:19


Difitnah Gelapkan Sumbangan Aceh

POSKO Artis Untuk Aceh yang digalang Cut Keke Cs beberapa hari lalu tengah menghadapi tudingan tak sedap. Tiba-tiba saja seorang ibu bernama Dewi Dimas mempertanyakan sumbangan dana yang diberikan kepada posko artis tersebut.

Menanggapi tudingan yang tidak mengenakkan tersebut, Jumat (28/1) di Splash Cafe, Kemang, Jakarta Selatan. Peggy, Cut Keke, Nova Eliza, Silvana Herman, Mona dan Indra Brasko langsung angkat bicara. Bahwa tudingan Dewi Dimas itu tidak benar, bahkan nama Dewi tidak tercatan dalam daftar penyumbang.

Tuduhan Dimas membuat gerah para artis yang tergabung dalam pengurusan posko Artis Peduli Aceh. Peggy Melati Sukma selaku juru biacar dalam jumpa pers tersebut membantah atas tuduhan penggelapan uang sumbangan yang ramai dimuat media massa dua hari belakangan.

"Isu itu tidak benar. Posko ini berangkat dari niat tulus untuk membantu warga Aceh yang menjadi korban," jelas Peggy yang didampingi Cut Keke, Teuku Zacky, Nova Eliza, Silvana Herman, Mona Ratuliu, Indra Brasco serta kuasa hukum mereka, Malik Bawazier.

Peggy menambahkan, telah mencatat semua bantuan yang diperoleh di posko. Uang yang mereka terima di posko berjumlah Rp900 juta rupiah serta barang seberat 250 ton telah ia kirim semuanya ke Aceh, melalui Fe-dek, TNI AL, Marinir dan Perusahaan cargo.

"Karena belum ada rekening atas nama posko, untuk sementara uang sumbangan tersebut dimasukan dalam rekening manajer Cut Keke yang bernama Kartikawati. Setelah saya masuk maka dibukalah rekening atas nama saya dan itu kesepakatan dari teman-teman, jadi niatan itu untuk memudahkan, dan pihak-pihak yang ingin mengetahu auditnya bisa datang dan menanyakan langsung secara formal. Bahkan ketika kami di Aceh, sumbangan dari malam amal di News Cafe Kemang masih dalam bentuk komitmen dan belum cair," tegas Peggy berapi-api.

Sayangnya mereka belum bisa menjelaskan secara detil uang yang telah mereka kirimkan untuk masyarakat Aceh. Peggy berdalih bahwa laporan pembukuan mereka masih dalam bentuk internal audit.

Diakui Peggy bahwa uang yang terkumpul di malam pengumpulan dana di News Cafe Kemang Rabu 29 Desember 2004 sama sekali belum disumbangkan. Mereka masih mengumpulkan para donatur untuk segera merealisasikan sumbangan yang diberikan.

"Dana yang terkumpul sebesar Rp700 juta pada malam dana itu masih dalam bentuk komitmen. Lalu bagaimana kami mau sumbangkan kalau uangnya saja belum terkumpul," terangnya.JBP/yon


Copyright © 2003 Banjarmasin Post


Berita Utama
Dulmatin Tewas Dibom

Belum Terima Informasi


Pendiam Setelah Menikah


"Janji Yudhoyono Di Awang-Awang"


Faqih Diancam Dibunuh


Isak Tangis Jamaah Haji Aceh Pulang Tak Dijemput Anak Tercinta


Difitnah Gelapkan Sumbangan Aceh


Diperebutkan Skuad Elit Eropa


7 Lagi Jamaah Kalselteng Wafat


Kakek Perkosa Anak Tiri


Petani Sayur HST Dukung Sjachriel


Banjarmasin Post Group Jl Haryono MT 143/54 Banjarmasin 70111 Phone: +62-511-54370 Fax: +62-511-66123