:: Kompas Cyber Media ::

[::] Portal Berita Daerah [::]

Metro Banjar • Serambi Ummah • BëBAS • Diafragma • PASAR • INTECH

Berita Cetak
HOME
Berita Utama

Nusantara
Banjarmasin Plus
Banjarmasin Bungas
BISNIS
Sport Vaganza
Opini-Hot Line

Kalimantan Selatan
Kalimantan Timur
Kalimantan Tengah

Hiburan-Gaya Hidup
Internasional
Berita Kemarin
Info Data & Media
Banjarmasin Post
Susunan Redaksi

Pasang Iklan
Order Cetak
Berlangganan
Supporting By

Sabtu, 29 Januari 2005 01:38:29


7 Lagi Jamaah Kalselteng Wafat

Banjarbaru, BPost
Siskohat Embarkasi Banjarmasin kembali menerima kabar sejumlah jamaah haji asal Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah meninggal di Tanah Suci. "Hari ini ada penambahan tujuh jamaah lagi yang meninggal sehingga total jamaah yang wafat di Tanah Suci berjumlah 18 orang," terang Firman, salah seorang petugasnya, Jumat (28/1).

Ketujuh orang tersebut adalah Rahim bin M Darham Keloter 6 asal Banjar, Husain Saleh bin H Saleh Keloter 7 asal Banjarmasin, Aspirin Gantir bin Gantir Keloter 10 asal Barito Utara, Nurisan binti Saebanih Keloter 22 asal Banjarmasin, Siti Noor Halida binti M Hasan Suni Keloter 24 asal Barito Kuala, Musadik Barkis bin Barkis Keloter 26 asal Kapuas dan Achmad Supiani H bin Tarmiji H Keloter 27 asal Banjar.

Sementara itu prediksi keterlambatan landing pesawat dalam 10 hari pertama pemulangan jamaah haji kembali terjadi pada Keloter 2. Dibandingkan Keloter 1 asal Kabupaten Tala, keterlambatan jamaah asal Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dan Katingan ini, Kalteng, lebih lama.

Kalau Keloter 1 cuma 3,5 jam, Keloter 2 terlambat sekitar 7 jam dari jadwal semula. Menurut rencana, Keloter 2 mendarat di Bandara Syamsuddin Noor, Jumat (28/1) pukul 16.15 Wita, namun pada kenyataannya baru landing pukul 23.00 Wita.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh BPost dari Station Manager Garuda, Aay Ashadi, via HP kemarin malam, keterlambatan murni trouble di Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, sehubungan keterbatasan Gete (ruang tunggu, Red).

Pesawat yang membawa Keloter 2 baru bisa take-off pukul 11.30 Wita dari Jeddah dan baru mendarat di Bandara Syamsuddin Noor sekitar pukul 23.00 Wita.

Akibat keterlambatan itu, asrama haji kemarin betul-betul hening, jauh berbeda dibandingkan sehari sebelumnya, saat Keloter 1 memasuki asrama. Yang tampak parkir di areal asrama hanya 4 bus merah, yang akan mengangkut jamaah ke Sampit, ibukota Kotim. Sopir dan kru bus pun terlihat tiduran di bus menunggu kedatangan jamaah. Hal serupa juga terlihat di Gedung Sa’i. Petugas penjemput dari Dishub dan Polantas Kotim beristirahat. Beberapa orang membersihkan mobil, sedangkan lain tidur di kamar yang disediakan panitia.

"Kami kecapean mas, berangkat dari Sampit Kamis malam pukul 10 sampai di sini pagi pukul 10.00 Wita. Karena itu kami perlu istirahat dulu, untuk memulihkan stamina," ujar H Senimansyah, anggota Dishub Kotim.

Saat ditanyakan kondisi jalan di Tumbang Nusa, yang dikabarkan terendam, Senimansyah mengaku sudah tidak banjir lagi.

Asisten II Pemkab Kotim HM Fahruddin, yang ditemui di ruang VIP, mengatakan mereka pulang usai shalat subuh. "Dengan mengambil waktu setelah shalat subuh, kami berharap sudah tiba di Sampit sore sekitar pukul 16.00 WIB," ujarnya.

Rencananya, jamaah haji Keloter 2 mampir untuk istirahat sejenak di Asrama Haji Palangka Raya. Setibanya di Sampit, jamaah langsung dibawa ke Gedung Serba Guna Sampit, guna mengikuti upacara penyambutan oleh bupati. Sementara barang jamaah dialihkan ke Masjid Al Falah untuk kelancaran proses penerimaan.

Fahruddin juga menilai, pelayanan Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin lebih bagus dibandingkan pengalaman mereka saat di Asrama Haji Solo.

"Di sini satu kamar cuma empat orang plus satu kamar mandi. Kalau di Solo bentuknya barak dan kamar mandinya pun satu buah untuk sekian banyak orang. Satu hal lagi, makanan yang disediakan di asrama haji ini sesuai dengan selera kita yang sama-sama orang Kalimantan," beber Fahruddin.m5


Copyright © 2003 Banjarmasin Post


Berita Utama
Dulmatin Tewas Dibom

Belum Terima Informasi


Pendiam Setelah Menikah


"Janji Yudhoyono Di Awang-Awang"


Faqih Diancam Dibunuh


Isak Tangis Jamaah Haji Aceh Pulang Tak Dijemput Anak Tercinta


Difitnah Gelapkan Sumbangan Aceh


Diperebutkan Skuad Elit Eropa


7 Lagi Jamaah Kalselteng Wafat


Kakek Perkosa Anak Tiri


Petani Sayur HST Dukung Sjachriel


Banjarmasin Post Group Jl Haryono MT 143/54 Banjarmasin 70111 Phone: +62-511-54370 Fax: +62-511-66123