:: Kompas Cyber Media ::

[::] Portal Berita Daerah [::]

Metro Banjar • Serambi Ummah • BëBAS • Diafragma • PASAR • INTECH

Berita Cetak
HOME
Berita Utama

Nusantara
Banjarmasin Plus
Banjarmasin Bungas
BISNIS
Sport Vaganza
Opini-Hot Line

Kalimantan Selatan
Kalimantan Timur
Kalimantan Tengah

Hiburan-Gaya Hidup
Internasional
Berita Kemarin
Info Data & Media
Banjarmasin Post
Susunan Redaksi

Pasang Iklan
Order Cetak
Berlangganan
Supporting By

Jumat, 28 Januari 2005 23:17:52


Residu Akan Dijadikan BBM

Balikpapan, BPost
Residu yang merupakan salah satu di antara hasil pengolahan kilang Bahan Bakar Minyak (BBM) di Balikpapan, akan dikonversi menjadi produk bernilai tinggi. Produk yang termasuk dalam produk bernilai rendah ini, melalui proyek Residual Catalytic Cracking (RCC) akan diproses menjadi Bahan Bakar Minyak (BBM).

Manajer Kilang PT Pertamina (Persero) Unit Pengolahan (UP) V Balikpapan, Djoko Prijono S mengatakan, mayoritas BBM yang dihasilkan dari residu tersebut adalah premium, dengan prosentase 40 persen. BBM dari hasil pengolahan residu tersebut akan memiliki spesifikasi yang sama dengan BBM di Indonesia saat ini.

Djoko Prijono yang dihubungi melalui Hupmas UP-V, Jumat (28/1) menyebut sekitar 50.000 barel residu yang dihasilkan per hari, akan digunakan seluruhnya untuk proyek tersebut. Proyek RCC yang diperkirakan dapat terealisasi akhir 2009 ini, akan dikelola oleh perusahaan joint venture.

"Sebagian sahamnya yakni sekitar 30 persen menjadi milik Pertamina, 30 persen berikutnya milik Petronas, dan sisanya perusahaan lain yang berminat. Karenanya realisasi ini masih tergantung investor," kata Djoko Prijono.

Sementara, sesuai rencana pihak Pertamina menjadwalkan engginering desain pada 2006 dan konstruksi pada 2007. Proyek RCC yang membutuhkan unit konversi baru untuk mengolah residu tersebut, diprediksi akan menghabiskan dana sekitar 385 juta dolar AS (sekitar Rp 3,5 triliun dengan asumsi kurs Rp 9.100 per dolar AS).

Kendati demikian, pihak Pertamina sedang dalam proses menyiapkan Analisis Masalah Dampak Lingkungan (Amdal) untuk proyek tersebut.

Hal ini mengemuka setelah berlangsung Pembahasan Amdal yang dilakukan UP V PT Pertamina (Persero) di Ruang Rapat Dinas Bappeda Kota Balikpapan, Kamis (27/1) lalu yang dipimpin Kabid Amdal Bapedalda Balikpapan Ir H Soufian As. ms


Copyright © 2003 Banjarmasin Post


Kalimantan Timur
Residu Akan Dijadikan BBM

Pedagang Pasar Pandan Sari Tuntut Renovasi


Banjarmasin Post Group Jl Haryono MT 143/54 Banjarmasin 70111 Phone: +62-511-54370 Fax: +62-511-66123