:: Kompas Cyber Media ::

[::] Portal Berita Daerah [::]

Metro Banjar • Serambi Ummah • BëBAS • Diafragma • PASAR • INTECH

Berita Cetak
HOME
Berita Utama

Nusantara
Banjarmasin Plus
Banjarmasin Bungas
BISNIS
Sport Vaganza
Opini-Hot Line

Kalimantan Selatan
Kalimantan Timur
Kalimantan Tengah

Hiburan-Gaya Hidup
Internasional
Berita Kemarin
Info Data & Media
Banjarmasin Post
Susunan Redaksi

Pasang Iklan
Order Cetak
Berlangganan
Supporting By

Jumat, 28 Januari 2005


Tambah Tidur 20 Menit Saja...

Selama ini orang menyangka, terlalu banyak tidur bisa bikin gendut. Namun, satu lagi penelitian yang dipublikasikan Senin pekan lalu mengungkap bahwa orang yang kurang tidur cenderung gemuk. Karena itu seorang dokter berpendapat, inilah waktu yang baik untuk mengatasi obesitas dengan tidur lebih banyak.

"Kita terlalu banyak memberi penekanan pada diet dan olahraga, sehingga tidak melihat manfaat tidur," kata Fred Turek, seorang dokter di Northwestern University, AS.

Dilaporkan, para ahli dari Eastern Virginia Medical School di Norfolk yang meneliti 1.000 orang mendapati bahwa keseluruhan waktu tidur naik atau turun sesuai dengan indeks massa tubuh (BMI) — suatu metode mengukur berat badan atas dasar tinggi tubuh.

Para peneliti mendapati, total waktu tidur turun seiring dengan meningkatnya BMI. Rata-rata waktu tidur pria 27 menit lebih sedikit dibanding wanita, dan waktu tidur orang dengan kelebihan berat badan serta orang dengan obesitas, lebih sedikit dibanding pasien dengan berat normal. Secara umum, mereka yang lebih gemuk tidur lebih sedikit 1,8 jam per minggu dibanding yang memiliki berat normal.

"Orang Amerika mengalami ketidakcukupan tidur dan tubuh yang gendut. Para dokter tahu beban kelebihan berat badan pada pasien," demikian laporan penelitian yang dipublikasikan pada Archives of Internal Medicine.

"Temuan kami mengisyaratkan, tambahan 20 menit tidur per malam terkait erat dengan rendahnya indeks masa tubuh."

Dalam editorial yang mendampingi laporan penelitian tersebut, Turek mengatakan, sejumlah penelitian telah memperlihatkan bahwa terpangkasnya tidur menyebabkan turunnya hormon penekan selera yang disebut leptin, dan meningkatkan hormon yang memicu selera makan. Ringkasnya, neuropeptide di otak yang mengatur tidur dan obesitas tampak bekerja tumpang tindih. kcm


Copyright © 2003 Banjarmasin Post


Hiburan-Gaya Hidup
Health : Tambah Tidur 20 Menit Saja...

Health : Kurang Atau Kelamaan Bisa Cepat Mati!


Health : 14 Kiat Tidur Nyenyak


Banjarmasin Post Group Jl Haryono MT 143/54 Banjarmasin 70111 Phone: +62-511-54370 Fax: +62-511-66123