:: Kompas Cyber Media ::

[::] Portal Berita Daerah [::]

Metro Banjar • Serambi Ummah Spirit Kalsel • Diafragma • PASAR

Berita Cetak
HOME
Berita Utama

Nusantara
Banjarmasin Bungas
BISNIS
Sport Vaganza
Opini

Hot Line
Kalimantan Selatan
Kalimantan Timur
Kalimantan Tengah

Hiburan-Gaya Hidup
Internasional
Berita Kemarin
Info Data & Media
Banjarmasin Post
Susunan Redaksi

Pasang Iklan
Order Cetak
Berlangganan
Supporting By

Selasa, 02 Januari 2007 02:52:08


HP Penumpang Masih Bisa Dihubungi

  • Tim SAR belum temukan jejak Adam Air
  • Roy Suryo: Tidak mungkin!
  • Keluarga yakin penumpang masih hidup
  • Jalur Banjarmasin-Jakarta diwaspadai

Jakarta, BPost
Di saat Tim SAR menghadapi jalan buntu dalam pencarian pesawat Adam Air yang lenyap secara misterius di udara Sulawesi, mencuat keyakinan bahwa para penumpang masih hidup. Seorang dari 96 penumpang bahkan sempat menelepon keluarganya.

Adalah Suyanto, kakak kandung Faturrahman (16), penumpang Adam Air yang mengungkapkan kemungkinan para penumpang masih hidup. Menurut warga Minahasa Selatan ini, Faturrahman masih bisa dihubungi melalui telepon seluler selang enam jam, setelah pesawat dinyatakan hilang, 1 Januari 2007 lalu.

"Hanya dua kalimat yang disampaikan, lalu terputus," ungkap Suyanto saat ditemui di Hotel Transit I, Mandai, Maros, Sulawesi Selatan, Jumat (5/1). Telepon (081340411284) Faturrahman itu terjadi pada pukul 23.00 Wita.

"Halo.." kata Suyanto. "Selamat Tahun Baru..." sahut orang yang diduga menggunakan ponsel Faturrahman. "Posisi di mana?" tanya Suyanto. "Kamu siapa?" tanya balik orang tadi. "Saya kakakmu," jawab Suyanto. Setelah itu, bukan jawaban yang terdengar, melainkan suara tut..tut tanda hubungan terputus.

Suyanto yang penasaran mencoba menghubungi ponsel adiknya. Anehnya, yang terdengar hanya suara ..ssstt...kemudian terputus lagi. Apakah suara di telepon adalah suara sang adik? "Saya tidak yakin suara itu suara adik saya, tapi itu pasti mengisyaratkan sesuatu," tandas Suyanto.

Hingga hari kelima pencarian Adam Air berikut 96 penumpang dan 6 awak pesawat boeing itu, Faturrahman dan penumpang lain belum ditemukan. Keluarga korban yang menginap di Hotel Pakkarena, Makassar kemarin, makin gelisah.

Di tengah kekalutan itu para keluarga korban memanjatkan doa bersama, memohon Allah memberi keselamatan dan kesehatan para korban. Apalagi, kesaksian Suyanto membangkitkan harapan baru terhadap kemungkinan keselamatan para penumpang.

Selain Suyanto, Lince Sumurang pun mengalami hal serupa. Adiknya, Justin mendapat SMS kosong yang dikirim Yuneke (32), adik Lince lainnya yang menjadi salah seorang penumpang pesawat nahas tersebut. SMS ini tertanggal l 2 Januari 2006 sekitar pukul 21.00 Wita atau sehari setelah insiden.

"Dia (Yuneke, Red) tidak biasanya kirim SMS kosong seperti ini," ujar Lince.

Sebelumnya, Yuneke juga mengirim SMS ketika berada di Bandara Juanda Surabaya yang meminta agar keluarga menjemput kedatangannya. "Setelah itu, tidak pernah lagi terdengar kabarnya. Tetapi sehari setelah insiden tersebut terjadi, tiba-tiba terkirim SMS kosong itu," ujarnya. Lince sendiri tidak begitu yakin pengirim SMS itu adiknya. Namun di sisi lain, kemungkinan adiknya itu ingin memberikan petunjuk kepada keluarganya. "Tapi sayang, nomornya tidak bisa lagi dihubungi," ujarnya.

Apa yang dialami Suyanto dan Lince tersebut, menurut pakar Telematika Roy Suryo sangat tidak mungkin. "Kita sudah melakukan pelacakan. Hasilnya, seluruh nomor HP penumpang Adam Air tidak aktif. Sehingga tidak ada satu pun ponsel yang terdeteksi," ujarnya.

Seperti hari-hari sebelumnya, proses pencarian pesawat itu belum juga menemukan hasil. Tim penolong yang memusatkan pencarian di kawasan perairan sebagaimana sinyal yang ditangkap radar Singapura juga tidak menemukan adanya tanda-tanda pesawat itu tenggelam.

Diwaspadai
Terlepas dari ‘keanehan’ dan proses pencarian itu, warning baru dilontarkan Kepala Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) Banjarmasin Agus. Dia menyatakan cuaca Kalsel dalam beberapa hari ke depan masih tidak bersahabat, sehingga penerbangan dari Banjarmasin-Jakarta perlu diwaspadai.

Buruknya cuaca di beberapa daerah juga mendorong Mendagri M Ma’ruf menginstruksikan para gubernur segera melakukan siaga bencana dengan mengaktifkan posko penanggulangan banjir dan longsor di wilayahnya, untuk mengantisipasi bencana yang berlangsung hingga Maret 2007.

Kemarin, cuaca buruk ini hampir mencelakakan pesawat Adam Air dengan rute Jakarta-Bengkulu. Penerbangan pesawat ini dialihkan ke Palembang.

Boeing 737-200 yang berpenumpang 127 orang itu mendarat di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang pukul 08.30 WIB, Jumat (5/1).

Akibat hal serupa Bandar Udara Juwata di Tarakan, Kalimantan Timur, ditutup. Kondisi ini diperparah, rusaknya landasan pacu menyusul hujan deras sehari sebelumnya.

Akibatnya pesawat Citilink Garuda yang seharusnya menerbangi rute Surabaya- Balikpapan-Tarakan, setibanya di Balikpapan siang sekitar pukul 13.40 Wita terpaksa kembali lagi ke Surabaya.

Pesawat terbang milik maskapai Batavia Air juga tertahan di Tarakan. dtc/mio/kcm/tmp/ant


Copyright © 2003 Banjarmasin Post

Berita Utama
HP Penumpang Masih Bisa Dihubungi

AS Kerahkan Pesawat


Ambulans Sambut Jamaah


Harta Sjachriel Terancam


PUBLICFIGURE
Nggak Takut Naik Adam Air


Kami Tak Terkalahkan


KADISHUB DIBANTAI ANAK BUAH DI RUANG KERJA
"Bapak Hanya Bilang Sedang Khilaf"


Korupsi Soeharto Dibidik Lagi


Presiden Evaluasi Para Menteri


Gubernur Wajib Siaga Bencana


Hendak Diperkosa Pilih Terjun Bebas


Polri Bekuk Teroris Srilanka


Aziddin Resmi Diganti


Keith Ellison Muslim Pertama Masuk Kongres
Disumpah Dengan Alquran


Irak Tunda Gantung Pembantu Saddam


Serukan Dialog Somalia


Abbas-Haniya Bertemu


Gedung HJ Djok Mentaya, Jl AS Musyaffa No16 Banjarmasin 70111 Phone: +62-511-3354370 Fax: +62-511-4366123