Jakarta, BPost
Agaknya aksi pencurian di instansi pemerintah tengah menjadi tren. Setelah Istana
Negara dan Mahkamah Agung, kantor Departemen Luar Negeri yang dibobol maling. Berarti
selama 1 bulan ini sudah 3 lembaga negara yang menjadi korban.
Kantor Deplu yang dibobol itu tepatnya di ruangan Dirjen Asia Pasifik dan Afrika serta
Dirjen Amerika dan Eropa di lantai II Gedung Deplu, Jalan Pejambon, Jakarta Pusat. Bukan
main cara yang dipakai maling itu. Untuk memasuki ruangan itu mereka menjebol dinding
ruangan kedua Dirjen itu. "Dari informasi kepala TU dan perlengkapan Deplu Fredi
Sirait memang ada pencuri yang masuk ke Deplu tadi malam," kata Jubir Deplu Yuri
Thamrin kepada pers, Kamis (31/3).
Kini, lanjutnya, masih belum diketahui apakah ada barang atau dokumen berharga yang
hilang atas kasus pencurian itu. "Kita masih berkordinasi dengan kepolisian,"
cetusnya.
Sementara masih dalam penyelidikan, namun Yuri memastikan dokumen berharga masih di
tempatnya yakni diletakkan di lemari besi. "Tapi saat ini masih terus diinvestigasi.
Kita belum tahu berapa jumlah pelaku dan motivasinya," urainya.
Atas kasus pencurian ini Deplu juga mencoba menginvestigasikan adanya keterlibatan
orang dalam. "Sekarang penanggungjawab keamanan sedang dimintai keterangan dan
pertanggungjawabannya," kata Yuri. dtc