Banjarmasin, BPost
Gara-gara solar satu jerigen, perkelahian berdarah terjadi, Kamis (30/3) sore. Satpam
PT SADP (Sinar Alam Duta Perdana) yang bernama Udin (25) akhirnya digelandang ke sel
Polsekta Banjarmasin Barat.
Udin terlibat perkelahian dengan Sabri (26). Warga Jalan Belitung Darat Gang Al Inayah
RT22 ini menderita empat mata luka tikaman sehingga harus dilarikan ke UGD RS Islam
Banjarmasin.
Keributan itu terjadi di lokasi PT SADP di Jalan Belitung Darat, Kuin Cerucuk,
Banjarmasin Barat.
Informasi diperoleh, peristiwa berdarah itu bermula dari kedatangan lima orang ke pos
satpam yang kebetulan dijaga Udin pukul 15.00 Wita. Warga Jalan Belitung Darat Gang Karya
ini sebenarnya mengenal kelima orang itu, terutama yang bernama Ian.
Kelimanya yang diduga menenggak miras datang ke PT SADP untuk meminta satu jerigen
solar yang tersimpan di tongkang milik agen bahan bakar minyak (BBM) itu.
Dikabarkan, ulah seperti itu telah sering mereka lakukan. Karena itu pula, Udin yang
mengaku sudah bertugas satu tahun sebagai satpam di PT SADP kerap kena marah atasan karena
dinilai lalai bertugas.
Kali ini Udin rupanya tak ingin lagi dipersalahkan. Kedatangan Sabri cs yang meminta
solar itu pun tidak dilayani. Kelimanya lantas diminta bersabar menunggu pengawas datang.
Tapi, diduga karena pengaruh miras, diantara kelima orang itu justeru marah. Ia
mengambil sebatang balok dan menyerang Udin yang saat itu hanya bertugas seorang diri.
Mendapat serangan itu, Udin yang tadinya sabar jadi berbalik marah. Ia balas menyerang
dengan sajamnya hingga membuat kelima orang itu lari terbirit-birit.
Apes bagi Sabri, dalam pelariannya ia terpelesat dan jatuh. Tak pelak, ia menjadi
sasaran kemarahan Udin. Tiga tikaman bersarang di bawah ketiak kirinya dan satu tusukan
merobek pergelangan kanannya.
Mendapati kejadian itu, Ian yang berteman baik dengan tersangka dan juga korban,
menjadi serba salah berbuat. Tapi melihat nyawa Sabri terancam, ia memberanikan diri
melerai dan menolong korban dari amukan Udin.
Korban langsung dilarikannya ke IGD RS Islam. Sedangkan Udin balik lagi bertugas hingga
akhirnya dijemput petugas Polsekta Banjarmasin Barat untuk diproses hukum. mtb/sar/c1