:: Kompas Cyber Media ::

[::] Portal Berita Daerah [::]

Metro Banjar • Serambi Ummah Spirit Kalsel • Diafragma • PASAR

Berita Cetak
HOME
Berita Utama

Nusantara
Banjarmasin Plus
Banjarmasin Bungas
BISNIS
Sport Vaganza
Opini-Hot Line

Kalimantan Selatan
Kalimantan Timur
Kalimantan Tengah

Hiburan-Gaya Hidup
Internasional
Berita Kemarin
Info Data & Media
Banjarmasin Post
Susunan Redaksi

Pasang Iklan
Order Cetak
Berlangganan
Supporting By

Jumat, 31 Maret 2006 02:10:07


Ratusan Purnawirawan TNI-AL Kena Gusur

Surabaya, BPost
Ratusan kepala keluarga purnawiranan TNI Angkatan Laut (AL) penghuni rumah dinas Kampung Seratus di kawasan Lantamal III, Mako Armatim, Surabaya, dipaksa mengosongkan tempat tinggalnya.

TNI AL meminta para penghuni meninggalkan rumah tersebut, karena para purnawirawan dinilai tidak berhak menempati perumahan yang berada di basis TNI AL itu. Para penghuni perumahan itu akhirnya meninggalkan tempat tinggalnya, ketika petugas dari TNI AL menggelar eksekusi, Kamis (30/3).

Eksekusi itu berlangsung tanpa perlawanan, setelah sebelumnya para purnawirawan menolak untuk meninggalkan tempat itu. Mereka kemudian mengangkut barang-barang miliknya menggunakan kendaraan milik TNI AL.

Penggusuran itu sendiri berlangsung tertutup dari pantauan kamera wartawan. Beberapa petugas TNI AL berjaga-jaga, meminta wartawan tidak mengambil gambar.

Sejumlah wartawan akhirnya hanya tertahan di pintu sisi kanan Mako Armatim. Begitu juga dengan Ketua Badan Kontak Purnawirawan Angkatan Laut Surabaya Laksamana Pertama (Pur) Suprayitno, tidak diijinkan masuk.

Suparyitno menilai keputusan Kepala Staf TNI AL yang meminta pengosongan ini tidak tepat. Menurutnya, penyelesaian masalah rumah dinas tersebut seharusnya tidak menimbulkan keresahan di kalangan purnawirawan maupun prajurit aktif.

Ia menyebutkan, di Kampung Seratus itu tinggal 1.260 kepala keluarga (KK). Sebanyak 60 persen diantaranya adalah parjurit aktif dan sisanya ditempati purnawirawan. Pihaknya menginginkan masalah ini diselesaikan melalui dialog.

Kasus ini, sambungnya, juga sudah disampaikan ke Komisi I DPR RI. "Kami minta agar Kepala Staf AL bisa bertindak lebih arif," kata Suprayitno.

Dikatakan, kemampuan sebagian prajurit aktif maupun purnawiranan terbatas. Malah, sebagian tidak memiliki rumah, karena tidak mampu membayar cicilan kredit.

Kolonel (Purn) Pipin Tamara, satu diantara warga Kampung Seratus yang ikut digusur menilai pengosongan tempat itu tidak manusiawi. pop


Copyright © 2003 Banjarmasin Post


Nusantara
MA Setuju Tambah 11 Hakim Agung

Segera Dieksekusi


Ratusan Purnawirawan TNI-AL Kena Gusur


Jombang Terendam Banjir


Gedung HJ Djok Mentaya, Jl AS Musyaffa No16 Banjarmasin 70111 Phone: +62-511-3354370 Fax: +62-511-4366123