:: Kompas Cyber Media ::

[::] Portal Berita Daerah [::]

Metro Banjar • Serambi Ummah Spirit Kalsel • Diafragma • PASAR

Berita Cetak
HOME
Berita Utama

Nusantara
Banjarmasin Bungas
BISNIS
Sport Vaganza
Opini

Hot Line
Kalimantan Selatan
Kalimantan Timur
Kalimantan Tengah
Hiburan-Gaya Hidup
Internasional
Berita Kemarin
Info Data & Media
Banjarmasin Post
Susunan Redaksi

Pasang Iklan
Order Cetak
Berlangganan
Supporting By

Selasa, 13 Maret 2007 02:31:12


Lagi, Ujicoba Ujian Nasional

  • Mengakrabi soal-soal
  • Targetkan 100 persen lulus

Banjarmasin, BPost
Dua kali ujicoba ujian nasional bagi siswa kelas akhir SMA/MA hasilnya belum memuaskan. Malah masuk kategori jeblok lantaran banyak siswa yang tidak ‘lulus’.

"Stop Pacaran Dulu"

KATA yang paling menakutkan bagi siswa kelas akhir adalah ‘tidak lulus’. Untuk menghindari dua kata tersebut, sejumlah siswa memilih menempa ilmu melalui bimbingan belajar. Ini seperti dilakukan Lukman, Novi, Fitri, Rani dan Ayu, serta beberapa siswa kelas akhir SMAN 2 Banjarmasin.

"Pokoknya kita terus-menerus mempelajari variasi soal atau kisi-kisi soal sehingga apapun bentuk soalnya, kita tidak lagi bingung," kata Fitri seraya mengaku hasil ujicoba tahap pertama ‘tidak lulus’, namun berhasil ia tebus pada ujicoba tahap kedua dengan nilai rata-rata 7,05.

Diakuinya, agar konsentrasi menghadapi UN tidak terganggu, segala bentuk kegiatan bermain ia kurangi. "Termasuk soal pacaran, untuk sementara stop dulu. Lebih baik konsentrasi belajar dulu," kata Fitri yang diamini temannya yang lain.

Lukman menimpali, selama menghadapi UN mendatang tak perlu dianggap beban. "Santai saja, jalani seperti halnya air mengalir," katanya dengan nada optimis. Dia yakin bisa lulus sekolah. mdn

Melihat kenyataan demikian, Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin mulai Senin (12/3) menggelar ujicoba ujian nasional (UN) tahap ketiga. Ujicoba UN dilaksanakan dengan menggandeng lembaga bimbingan belajar.

Upaya meningkatkan kemampuan siswa terus dilakukan. Maklum, UN menjadi gerbang terakhir karena syarat mutlak kelulusan. Di tahun 2007 ini, seorang siswa dinyatakan lulus jika meraih nilai rata-rata semua mata pelajaran yang diujikan 5,00 dan tak boleh memiliki nilai di bawah 4,25. Atau satu pelajaran boleh bernilai 4,00 asal sisanya minimal 6,00.

"Dengan digelarnya ujicoba yang berulang-ulang seperti ini, diharapkan dapat memperkaya pengetahuan siswa dan siswa sendiri menghadapi UN mendatang, terutama yang mempunyai nilai jeblok," jelas Kepala SMAN 2 Banjarmasin Abdul Wahid Fahmi, Senin (12/3).

Ujicoba UN, lanjut Wahid, dipastikan bisa merangsang siswa giat belajar. Sebab, bentuk soal ujicoba UN terus-menerus diperbaiki sehingga sesuai dengan standar kelulusan. "Jadi siswa lebih sungguh-sungguh mengerjakannya," ungkapnya.

Wahid menargetkan, di UN 2007 ini, 295 siswanya mampu lulus. "Jangan ada lagi siswa yang tidak lulus seperti hasil UN 2005/2006," katanya penuh harap.

Harapan senada disampaikan Kepala SMAN 8 Banjarmasin, Hasan Syarkawi. Dengan adanya ujicoba UN yang berulang-ulang, maka siswa terbiasa mengerjakan soal-soal, sehingga tidak grogi dalam menghadapi UN 2007.

Berdasar hasil ujicoba UN tahap pertama, untuk jurusan IPA, dari 76 siswa hanya delapan yang ‘lulus’. Sedang untuk jurusan IPS, dari 80 siswa, hanya 18 anak yang ‘lulus’.

Pada ujicoba tahap kedua, untuk jurusan IPA yang lulus mencapai 15 anak yang ‘lulus’, sedang untuk jurusan IPS ada 35 siswa yang mampu meraih nilai ‘lulus’. Artinya, memang ada peningkatan prestasi siswa. mdn


Copyright © 2003 Banjarmasin Post

Banjarmasin Bungas
Dilarang Bermain Perahu

"Lebih Baik Dari Balapan"


"Semoga Anakku Cepat Ketemu"


Lagi, Ujicoba Ujian Nasional


SUKSESI DEKAN FKIP UNLAM
4 Kandidat Jualan Kebersamaan


Pemadaman Bergilir 3 Kali Setahun


Peluang Jadi Perwira TNI AD


Entaskan Kemiskinan Dengan Filantropi


Gedung HJ Djok Mentaya, Jl AS Musyaffa No16 Banjarmasin 70111 Phone: +62-511-3354370 Fax: +62-511-4366123