Banjarmasin, BPost
Empat kandidat dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lambung
Mangkurat (FKIP Unlam) periode 2007-2011, Senin (12/3) beradu ketajaman berpikir.
Dalam diskusi panel bertajuk Mau Dibawa Kemana FKIP Unlam Oleh Dekan Yang Baru
yang digelar Himpunan Mahasiswa Pendidikan Kewarganegaraan (HIMA PKn) FKIP Unlam di aula
Sakadomas, masing-masing kandidat berjanji menciptakan suasana kebersamaan di lingkungan
kampus.
Mereka yang beradu visi misi adalah Rizali Hadi (dosen Pendidikan Ekonomi), Wahyu MS
(dosen Pendidikan Kewarganegaraan), Ahmad Sofyan (Pembantu Rektor III Unlam) dan A
Suriansyah (Pembantu Dekan I FKIP Unlam).
"Kalau melihat tema diskusi ini, saya yakin semua menginginkan FKIP lebih maju.
FKIP perlu ada perubahan. Namun bukan berarti hanya pemimpinnya saja yang bergerak, tapi
semuanya harus terlibat," tegas Ahmad Sofyan.
Dia mencontohkan kegagalan pelaksanaan program Bulan Disiplin. "Itu akibat
tidak didukung oleh semua pihak," tandasnya.
Senada disampaikan Suriansyah. Menurutnya, upaya yang harus dilakukan dekan baru adalah
menciptakan suasana kebersamaan yang logis tapi menyenangkan.
"Karena lembaga FKIP, tidak akan bisa unggul kalau tidak didukung kreativitas dari
semua pihak yang ada di lingkungan FKIP. Apalagi rencana program saya ke depan adalah
bagaimana menjadikan FKIP sebagai pusat pendidikan, pelatihan dan manajemen,"
promonya.
Wahyu MS pun tak mau kalah. Dia ingin semua gagasan dan keinginan itu tercapai semuanya
harus fundamental. Apalagi FKIP merupakan fakultas yang paling banyak mahasiswanya dan
paling besar kontribusinya untuk Unlam.
"Kalau tidak berupaya membangun kebersamaan tentu akan menjadi problem besar.
Untuk itu saya berkeinginan bagaimana FKIP juga bisa menjadi pusat kebudayaan dan
inovasi," katanya.
Dekan FKIP Unlam Rustam Effendi pun tersenyum mendengar semua janji calon penggantinta
itu. Dia melihat semuanya meyakinkan dan optimis, siapa pun yang dipilih senat pada 15
Maret nanti, akan melakukan perubahan di kampus.mdn