Banjarmasin, BPost
Ada saja ulah orang-orang yang ingin mengambil keuntungan di balik kesulitan
orang lain. Pasca ditangkapnya H Herdony Muchlis oleh Satuan Narkoba Poltabes, nama Kepala
Satuan Narkoba dicatut untuk memeras keluarga tersangka.
Pengusaha pemilik SPBU tersebut ditangkap bersama mantan Jaksa, Mahyudin alias martin
dan Yaumil Rakhmatullah di Jalan Dahlia RT25/10 Kelurahan Telawang, Banjarmasin Barat,
Selasa (10/4) lantaran berpesta sabu.
Kepala Satuan Narkoba Poltabes Ajun Komisaris Polisi Darmawan Affandi mengungkapkan,
dia tahu namanya dicatut setelah anggota keluarga H Herdony Muchlis yang menghubunginya.
Disebutkan ada orang yang mengaku Kasat Narkoba telah menghubunginya dan mengajak
negosiasi mengenai nasib anggota keluarganya yang kini sudah ditetapkan sebagai tersangka.
"Tadi Dina, anak Pak Dony bertanya kepada saya, apakah tadi malam mengontak ibunya
terkait nasib ayahnya. Bahkan si penelpon juga mengajak negosiasi terhadap kelangsungan
nasib dan perkara yang sedang dihadapinya," terangnya.
Hal senada, lanjut dia, juga dialami Masnun Ikhsan, kakak Subhan tersangka sabu-sabu
satu paket yang ditangkap jajarannya beberapa waktu lalu.
Si penelpon, yang mengaku bernama Affandi pimpinan Satuan Narkoba Poltabes Banjarmasin,
mengajak negosiasi terkait kasus yang dihadapi adiknya yang kini mendekam di tahanan
lantaran barang haram tersebut.
"Inti pembicaraannya sama, yakni mengajak negosiasi membahas kasus yang dialami
keluarganya itu, apakah dihentikan atau diteruskan. Untungnya, kakak Subhan langsung
datang untuk meminta penjelasan," ungkapnya.
Darmawan kemudian bercerita, ada pula yang mengaku sebagai petugas Kejaksaan Agung
(Kejagung) menanyakan identitas H Herdony Muchlis dan Jaksa Martin, atas penangkapan yang
dilakukan jajaranya.
Padahal, selama ini dia tidak pernah berusaha menghubungi anggota keluarga tersangka
yang pernah ditangkapnya untuk kepentingan di luar proses pemeriksaan.
"Yang jelas itu bukan saya atau anak buah saya. Selain urusan pemeriksaan terhadap
kasus yang dihadapi, petugas tidak pernah melakukan hal-hal seperti itu termasuk
negosiasi," tegasnya.
Dia berharap agar masyarakat khususnya anggota keluarga tersangka jangan cepat percaya
jika ada orang yang menghubungi dengan mengatasnamakan Sat Narkoba Poltabes Banjarmasin. coi/dua