Banjarmasin, BPost
Ratusan pelajar SMA/SMK di lingkungan sekolah Kompleks Mulawarman, Kamis (12/4)
mengikuti shalat hajat dan doa bersama di Masjid Jami Mulawarman. Tujuannya, agar sukses
menghadapi ujian nasional yang dilaksanakan mulai Selasa, 17 April nanti.
Standar kelulusan tahun ini lebih berat dibanding sebelumnya.
Seorang siswa dinyatakan lulus apabila meraih nilai rata-rata 5,00 dengan syarat semua
mata pelajaran yang diujikan tidak boleh di bawah angka 4,25 atau satu pelajaran boleh
4,00 asal sisanya minimal 6,00.
Sementara itu, dari Balaikota Banjarmasin dilaporkan, Walikota Yudhi Wahyuni
mengingatkan agar para siswa kelas akhir mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk
menghadapi ujian nasioanl (UN).
Persiapan diri itu tidak hanya menyangkut penguasaan materi pelajaran, juga kesiapan
fisik atau tetap menjaga kondisi kesehatan.
"Persiapan yang dilakukan harus seimbang, jangan hanya materi pelajaran yang
diutamakan, faktor lain juga harus diperhatikan. Sebab akan sangat disayangkan apabila
pada hari pelaksanaan UN ada siswa yang tidak dapat mengikutinya kerena sakit," jelas
Yudhi.
Oleh kerena itu, para siswa diharapkan menjaga kondisi kesehatan dengan mengonsumsi
makanan bergizi serta tak melakukan aktivitas yang dapat menyebabkan terganggunya kondisi
fisik.
Waktu yang tersisa beberapa hari ini, lanjut Yudhi harus bisa dimanfaatkan dengan baik.
"Sekolah mulai hari Sabtu (14/4) diliburkan sampai hari Senin (16/4). Kesempatan yang
ada harus bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya. Jangan keluyuran lagi," pesan Yudhi.
Selain kepada siswa, Yudhi juga meminta kepada para orangtua agar proaktif, terus
memantau anaknya. "Ini adalah tanggung jawab kita bersama, bukan hanya tanggung jawab
sekolah. Saya mengimbau kepada orang tua yang anaknya akan menghadapi UN supaya
benar-benar memantau persiapan anaknya, jangan biarkan mereka menjelang atau selama UN
keluyuran tanpa ada tujuan yang jelas," pintanya. ck6