:: Kompas Cyber Media ::

[::] Portal Berita Daerah [::]

Metro Banjar • Serambi Ummah Spirit Kalsel • Diafragma • PASAR

Berita Cetak
HOME
Berita Utama

Nusantara
Banjarmasin Bungas
BISNIS
Sport Vaganza
Opini

Hot Line
Kalimantan Selatan
Kalimantan Timur
Kalimantan Tengah
Hiburan-Gaya Hidup
Internasional
Berita Kemarin
Info Data & Media
Banjarmasin Post
Susunan Redaksi

Pasang Iklan
Order Cetak
Berlangganan
Supporting By

Jumat, 13 April 2007 03:12


Mirip Teroris

Aksi perampokan yang dilakukan 6 perampok bersenjata api, dan salah satunya senjata otomatis memunculkan dugaan, aksi itu dilakukan kelompok teroris. Ini terkait dengan cara mereka merampok yang sudah terlatih dan sistematis.

Ketika penangkapan pelaku teroris Imam Samudera di Serang Banten beberapa tahun silam, pernah terungkap pula perampokan toko emas di Serang yang menggunakan senjata api. Polisi pun mengidentifikasi perampok itu adalah kelompok teroris yang telah kehabisan dana.

"Dari cara mereka yang merampoknya sama, terorganisir, terlatih dan sistematis. Aksi perampokan itu memang mirip dilakukan oleh kelompok teroris yang masuk dalam binaan Imam Samudera," ungkap seorang anggota polisi.

Seorang bintara Polri dari Polda Metro Jaya yang enggan disebutkan namanya yang juga ikut dalam penangkapan Imam Samudera itu mengungkapkan, para teroris ini akan mengambil jalan apapun termasuk merampok untuk membiayai kegiatannya. Itu mereka lakukan jika tidak lagi mendapatkan dana dari para penyandang dana.

Ciri khas mereka adalah dengan merampok toko emas, dengan alasan emas paling mudah untuk dijual dan harganya yang cukup tinggi. Selain itu, pengamanan di toko emas biasanya kurang begitu ketat dibandingkan pengamanan sebuah bank.

Selain itu, salah satu perampok yang menggunakan senjata otomatis, patut diduga dilakukan oleh kelompok teroris. Pasalnya, perampok biasa akan sulit mendapatkan akses untuk memiliki senjata laras panjang otomotis itu.

Fakta lainnya, perampok ini melakukan operasinya secara sistematis dan terlatih. Para teroris ini biasa dilatih untuk menggunakan senjata, melakukan penyergapan dan penyerangan.

"Dan ini terlihat tidak ada satu perampok di Toko Emas ABC yang terkena tembakan atau berhasil ditangkap. Tapi justru polisi yang menjadi korban penembakan oleh para perampok ini," ucap petugas tersebut.dtc/tj/set/tsm


Copyright © 2003 Banjarmasin Post

Berita Utama
Pembunuh Jadi Ajudan Bupati

Ini Hanya Musibah


Biaya ‘Pelonco’ IPDN Rp2,4 M


Wah, Tangan Presiden Wangi


Bandit Tembaki 4 Polisi


Mirip Teroris


UJICOBA NUKLIR HAMBAT PESAWAT UMRAH
"Pesawat Tiba-tiba Balik Arah"


FIKRAH - Shalluu’ Alan-Nabiy (3)


Ketenteraman Warga Dirampas


Tunggu Hasil Tim


RAMALAN KEMATIAN DI SITUS DEATHLIST INGGRIS
Pak Harto Turun Ranking


Pendukung Syaukani Emosi


"Kasihan Anak-anak Kita"


LATEST NEWS! Puluhan Rumah Hancur


Gedung HJ Djok Mentaya, Jl AS Musyaffa No16 Banjarmasin 70111 Phone: +62-511-3354370 Fax: +62-511-4366123