:: Kompas Cyber Media ::

[::] Portal Berita Daerah [::]

Metro Banjar • Serambi Ummah • Diafragma • PASAR

Berita Cetak
HOME
Berita Utama

Nusantara
Banjarmasin Bungas
BISNIS
Sport Vaganza
Opini

Hot Line
Kalimantan Selatan
Kalimantan Timur
Kalimantan Tengah
Hiburan-Gaya Hidup
Internasional
Berita Kemarin
Info Data & Media
Banjarmasin Post
Susunan Redaksi

Pasang Iklan
Order Cetak
Berlangganan
Supporting By

Jumat, 13 April 2007 02:56


RI Punya Indeks Batu Bara

Jakarta, BPost
Indonesian Coal Index (ICI) atau Indeks Batu bara Indonesia resmi diluncurkan. Indeks yang akan menjadi patokan harga itu sangat penting mengingat posisi Indonesia sebagai salah satu eksportir batu bara terbesar dunia.

Dengan ICI, maka Indonesia kini bisa menentukan harga batu baranya sendiri. Selama ini harga batu bara Indonesia masih mengikuti harga internasional yang ditentukan negara lain seperti Australia.

"Ini (ICI) akan digunakan global, baik yang diekspor ataupun untuk domestik," ujar Komisaris Argus/Coalindo, Kaz Tanaka di sela-sela peluncuran ICI di Hotel Niko, Jakarta, Kamis (12/4).

ICI merupakan harga yang ditentukan secara panelis oleh 8 produsen, 8 pembeli dan 6 pendukung bisnis. Ke-22 pihak itu, akan mengumpulkan harga dari penawaran yang masuk.

Sebanyak 20 persen harga tertinggi dan 20 harga harga terendah akan dibuang dan selanjutnya harga akan ditetapkan pada rentang sisanya. Panel penentuan harga akan diadakan setiap Jumat sore pukul 15.00 untuk menentukan harga pekan selanjutnya.

Argus Media dan PT Coalindo Energy merupakan pihak yang bertanggungjawab untuk mengadakan panel setiap minggunya. Argus merupakan perusahaan berbasis di London dan sering mengurusi pengelolan harga indeks batu bara dunia.

Menurut Dirjen Minerbapabum Departemen ESDM, Simon Sembiring, ICI belum diwajibkan bagi para pelaku usaha ini sekarang. "Sekarang belum wajib, tapi nanti secara bertahap. Ini kemajuan lho, karena sebelumnya kita nggak punya," ujarnya.

ICI menjadi penting karena Indonesia selama dua tahun terakhir menjadi eksportir batu bara terbesar di dunia. Ekspor batu bara Indonesia 2006 mencapai 143 juta ton merupakan 29 persen ekspor dunia. dtc


Copyright © 2003 Banjarmasin Post


BISNIS
Belut Diekspor Ke China

Website Indosat Raih Awards


RI Punya Indeks Batu Bara


Belum Siap Serap Gabah Petani


Gedung HJ Djok Mentaya, Jl AS Musyaffa No16 Banjarmasin 70111 Phone: +62-511-3354370 Fax: +62-511-4366123