:: Kompas Cyber Media ::

[::] Portal Berita Daerah [::]

Metro Banjar • Serambi Ummah • Diafragma • PASAR

Berita Cetak
HOME
Berita Utama

Nusantara
Banjarmasin Bungas
BISNIS
Sport Vaganza
Opini

Hot Line
Kalimantan Selatan
Kalimantan Timur
Kalimantan Tengah
Hiburan-Gaya Hidup
Internasional
Berita Kemarin
Info Data & Media
Banjarmasin Post
Susunan Redaksi

Pasang Iklan
Order Cetak
Berlangganan
Supporting By

Jumat, 13 April 2007 02:57


Belum Siap Serap Gabah Petani

  • 5 Bulan Bulog anggarkan Rp5,1 triliun

Jakarta, BPost
Hingga saat ini Divisi Regional (Divre) Badan Urusan Logistik (Bulog) di daerah belum siap menyerap gabah petani meskipun pemerintah telah mengeluarkan ketentuan harga pembelian (HPP) gabah baru akhir Maret lalu.

Direktur Perum Bulog, Mustafa Abubakar di Jakarta, kemarin mengungkapkan, ketidaksiapan Bulog tersebut karena berbagai faktor seperti belum tersedianya dana pembelian gabah petani.

"Padahal kita sudah memanggil Kepala-kepala Divre untuk segera melakukan penyerapan gabah petani begitu HPP baru diumumkan," katanya.

Namun, tambahnya, kenyataaan di lapangan penyerapan gabah di daerah tidak secepat yang diharapkan. Faktor lain, menurut dia karena kualitas gabah petani yang rendah.

Mustafa menyatakan, dari target pengadaan gabah petani sebanyak 390 ribu ton untuk periode Januari-April ternyata tidak terpenuhi padahal Bulog telah mengalokasikan anggaran sebanyak Rp1,4 triliun.

Hal itu, lanjutnya, karena banyak petani yang belum melakukan panen akibat musim tanam 2006/2007 yang mengalami kemunduran, selain itu Bulog masih menggunakan harga lama yakni Rp1.730 per kilogram.

"Untuk tahap April-Mei tambah lagi Rp4 triliun, kita harapkan dari target penyerapan 1,5 juta ton tahun ini dapat terserap 900 ribu ton dalam musim panen pertama," katanya.

Pada kesempatan itu Dirut Perum Bulog juga menyatakan, pihaknya berancang-ancang untuk kembali mengimpor beras dari Vietnam dengan memperbarui kontrak impor yang semula berakhir Maret diperpanjang ke akhir April.

Namun demikian dia belum dapat memastikan jumlah karena tergantung penyerapan dalam negeri. "Saya baru pulang dari Vietnam untuk melanjutkan putusan dari Mendag, Bulog akan mengamankan dan melaksanakan satu juta ton yang telah komitmen dengan Menteri Vietnam," katanya.

Menurut dia, bila pasokan di dalam negeri tidak cukup maka impor tersebut akan digelontorkan tapi namun jika mencukupi maka rencana impor satu juta ton itu tidak akan direalisasikan. klc


Copyright © 2003 Banjarmasin Post


BISNIS
Belut Diekspor Ke China

Website Indosat Raih Awards


RI Punya Indeks Batu Bara


Belum Siap Serap Gabah Petani


Gedung HJ Djok Mentaya, Jl AS Musyaffa No16 Banjarmasin 70111 Phone: +62-511-3354370 Fax: +62-511-4366123