Martapura, BPost
Peringatan maulid Nabi Muhammad SAW merupakan momentum meningkatkan kecintaan umat
Islam terhadap rasul.Namun, kecintaan tak hanya sekedar diucapkan, melainkan berbentuk
ketaatan mengikuti ajarannya.
"Apakah kita mencintai senyum Nabi, ataukah mencintai keharuman Nabi? Tidak,
semuanya bersifat fana, karena beliau sudah tiada. Yang tepat, bentuk kecintaan itu,
mencintai dan menjalankan ajarannya," kata KH Ahmad Bakri, di hadapan ribuan jamaah
Masjid Agung Al Karomah, Kamis (12/4).
Guru Bakri mengaku prihatin munculnya sejumlah kelompok yang menyimpangkan ajaran
Rasul. "Para hadirin jangan mudah tertipu, jika ada orang mengaku ulama dan memiliki
beberapa kesaktian. Yang terpenting, telitilah bagaimana ajarannya dan bagaimana
akhlaknya, apakah sesuai dengan ajaran Rasulullah atau tidak," ingatnya.
Banyak teladan pribadi Rasulullah, yang bisa diikuti umat Islam, apa pun profesinya di
dunia. "Makanya Allah telah menegaskan bahwa dalam diri Rasulullah terdapat teladan
yang baik," ucapnya.
Maulidan ini kerja sama PHBI, Nadzir Masjid Agung Al Karomah, Pemkab, Korpri dan PKK
Banjar. Turut hadir Bupati HG Khairul Saleh, Wabup KH Hatim Salman, Muspida dan tokoh
ulama. adi