- Abrasi Muara Asam Asam kian parah
Pelaihari, BPost
Abrasi terus mengancam kehidupan warga yang bermukim di sekitar pantai. Di Muara Asam
Asam, Kecamatan Jorong, Tanah Laut air laut terus mengikis daratan dan semakin mendekati
badan jalan.
Sekolah Pun Hanyut
BEBERAPA waktu lalu, tokoh warga Pagatan
Besar telah menghadap pejabat berwenang di Kantor Bupati. Mereka berharap agar pemkab
secepatnya memperpanjang bronjong yang ada dan membangun dua unit bronjong baru untuk
mencegah abrasi.
Abrasi yang terjadi di sejumlah tempat di Tala
selama ini tidak hanya merusak rumah warga tetapi menghanyutkan sejumlah fasilitas umum,
seperti, sekolah dasar dan kuburan.
Beberapa wilayah Tala memang bersentuhan dengan
laut Jawa sehingga beberapa permukiman warga di dekat pantai selalu terancam abrasi.
Wilayah yang memiliki potensi laut yaitu Kecamatan Kurau, Takisung, Panyipatan, Jorong,
dan Kintap. roy |
"Jaraknya dari badan jalan desa setempat saat ini sudah cukup dekat. Hanya tinggal
20an meter," sebut anggota Komisi II DPRD Tala Hj Asmiriyati Yunus, Rabu (11/4).
Namun tahun ini warga Desa Muara Asam Asam mendapat kabar menyejukkan. Pemkab Tala
telah menganggarkan dana untuk mengatasi abrasi di kampung nelayan tersebut.
"Kalau tak salah, dananya Rp1,25 miliar. Saya berharap pekerjaan fisik bisa
secepatnya direalisasikan, karena abrasi terus berlangsung," kata Asmiriyati.
Abrasi di Muara Asam Asam tergolong cukup parah. Bentang abrasi sporadis terjadi di
pesisir pantai sekurangnya mencapai 600 meter. Tercatat puluhan rumah warga yang telah
menjadi korban selama beberapa tahun terakhir.
Namun dana tersebut belum mampu menanggulangi seluruh bentang kerusakan abrasi
tersebut. "Ini dilakukan bertahap. Mudah-mudahan tahun depan bisa dilanjutkan
kembali," ujar Asmiriyati.
Sampai sekarang pun abrasi masih tetap mengancam kehidupan warga setempat. Lebih-lebih
kurun waktu terakhir angin berembus cukup kencang yang disertai besarnya ombak.
Warga Muara Asam Asam sebagian besar berprofesi sebagai nelayan. Di antara mereka
bermukim di pesisir pantai dan di bibir sungai setempat yang berubungan langsung dengan
air laut.
Usulan penanganan abrasi sebenarnya telah disampaikan sejak lama. Namun selama itu
usulan tersebut belum terakomodasi dalam kegiatan pembangunan di Tala, dan baru tahun ini
terealisasi.
Selain Muara Asam Asam, tahun ini Pemkab Tala juga akan menanggulangi abrasi di
sejumlah tempat lainnya. "Di antaranya di Desa Pagatan Besar dan Tabonio Kecamatan
Takisung," kata Asmiriyati.
Bentang abrasi di Pagatan Besar, sebut Asmiriyati, mencapai 300an meter. roy