Pelaihari, BPost
Warga sejumlah desa di Kecamatan Panyipatan kini masih dihadapkan pada keterbatasan
akses jalan darat. Badan jalan yang menghubungkan antardesa rusak parah bahkan menyulitkan
mereka pergi ke sawah.
Kendala tersebut setidaknya dirasakan warga Desa Tanjung Dewa, Batu Tungku, dan
Batakan. "Ada satu badan jalan yang menghubungkan antardesa itu yang saat ini
kondisinya rusak parah," kata Kamaruddin, mantan Kades Batakan, di DPRD Tala, Rabu
(11/4).
Tidak hanya licin dan becek. Lebih dari itu badan jalan dipenuhi lubang-lubang besar
yang cukup sulit dilintasi kendaraan bermotor. Padahal, keberadaan jalan itu cukup vital
karena merupakan jalur menuju persawahan dan kebun bagi warga setempat.
Kamaruddin menyebutkan kondisi jalan berlubang tersebut mencapai lima kilometer menuju
arah Pantai Batu Lima. Sementara dari jalan masuk di Batu Tungku menuju Batakan telah
diperkeras, namun masih tersisa sekira dua kilometer.
"Kami berharap agar Pemkab Tala memperbaiki badan jalan itu. Kalau bisa jalan itu
diaspal seluruhnya, setidaknya diperkeras agar mudah dilalui," ujar Kamaruddin.
Tidak sebatas memperlancar arus lalu lintas warga. Kamaruddin meyakini perbaikan badan
jalan tersebut akan meningkatkan pertanian setempat. roy