:: Kompas Cyber Media ::

[::] Portal Berita Daerah [::]

Metro Banjar • Serambi Ummah Spirit Kalsel • Diafragma • PASAR

Berita Cetak
HOME
Berita Utama

Nusantara
Banjarmasin Bungas
BISNIS
Sport Vaganza
Opini

Hot Line
Kalimantan Selatan
Kalimantan Timur
Kalimantan Tengah
Hiburan-Gaya Hidup
Internasional
Berita Kemarin
Info Data & Media
Banjarmasin Post
Susunan Redaksi

Pasang Iklan
Order Cetak
Berlangganan
Supporting By

Jumat, 13 April 2007 02:13


Tahun Ini Hijauan Ternak Nihil

Pelaihari, BPost
Proyek hijauan ternak tahun 2006 tidak berlanjut tahun ini. Sementara manajemen CV Sebanti Jaya menegaskan dalam pelaksanaan proyek tahun lalu, pihaknya hanya sebatas menanam saja.

Kabid Produksi Dinas Peternakan Tala Ir Endartati mengatakan pihaknya telah mengusulkan kembali ke pusat untuk mendapatkan proyek hijauan ternak. Namun lantaran keterlambatan usulan dan realisasi tahun 2006, usulan dari Tala akhirnya tidak terakomodasi.

Keterlambatan realisasi hijauan ternak tahun lalu, jelas Endartati, bukan disebabkan faktor non teknis yakni mundurnya musim penghujan. Ini berimplikasi pada keterlambatan penanaman dan bahkan menyebabkan matinya sebagian besar bibit hijauan yang ditanam di Desa Sumber Mulya Kecamatan Pelaihari. Namun penanaman hijauan di beberapa desa lainnya berhasil.

"Desember baru mulai hujan, ini pun intensitas curah hujannya masih rendah. Baru pada bulan Januari 2007 intensitas curah hujan tinggi. Itu sebabnya ada hijauan yaitu di Desa Sumber Mulya," jelas Endartati.

Di Tala sendiri, lanjutnya, masih ada luasan 200an hektare yang potensial dikembangkan hijauan ternak. Lantaran tahun ini tidak ada proyek hijauan ternak dari pusat, diharapkan peternak secara swadaya mengembangkan hijauan di kelompok masing-masing melalui stek bibit hijauan yang ada saat ini.

Terpisah, manajemen CV Sebanti Jaya diwakili H Iriansyah menegaskan dalam proyek hijauan ternak tahun 2006 pihaknya hanya sebatas menanam. Pengadaan bibit ditangani kontraktor lain.

"Begitu bibit datang, kami tanam. Sebagian bibit ada yang kering. Tapi, matinya sebagian hijauan itu karena kekurangan air akibat masih kemarau," jelas Iriansyah.

Dalam proyek tersebut, pihaknya hanya menangani tiga pekerjaan dengan nilai Rp600 juta. Menanam bibit hijauan, membajak tanah, dan membangun pagar keliling. Sementara pekerjaan pengadaan bibit dan pembangunan sumur oleh kontraktor lain.

"Semua upah buruh juga sudah kami bayar. Bila di lapangan ada yang belum terbayar, kami tidak tahu. Silakan datang ke kantor kami jika ingin bukti," seru Iriansyah. roy


Copyright © 2003 Banjarmasin Post


Kalimantan Selatan
Bibit Padi Terendam Lagi

Cuaca Arab Saudi Stabil


"Cintai Ajaran Rasul"


Blasting Baramarta Resahkan Warga


Tujuh Tahun Tanpa Puskesmas


PLN Bangun 181 Tower


Air Laut Dekati Badan Jalan


Jalan Tembus Rusak Berat


Tahun Ini Hijauan Ternak Nihil


Gedung HJ Djok Mentaya, Jl AS Musyaffa No16 Banjarmasin 70111 Phone: +62-511-3354370 Fax: +62-511-4366123