Pelaihari, BPost
Proyek hijauan ternak tahun 2006 tidak berlanjut tahun ini. Sementara manajemen
CV Sebanti Jaya menegaskan dalam pelaksanaan proyek tahun lalu, pihaknya hanya sebatas
menanam saja.
Kabid Produksi Dinas Peternakan Tala Ir Endartati mengatakan pihaknya telah mengusulkan
kembali ke pusat untuk mendapatkan proyek hijauan ternak. Namun lantaran keterlambatan
usulan dan realisasi tahun 2006, usulan dari Tala akhirnya tidak terakomodasi.
Keterlambatan realisasi hijauan ternak tahun lalu, jelas Endartati, bukan disebabkan
faktor non teknis yakni mundurnya musim penghujan. Ini berimplikasi pada keterlambatan
penanaman dan bahkan menyebabkan matinya sebagian besar bibit hijauan yang ditanam di Desa
Sumber Mulya Kecamatan Pelaihari. Namun penanaman hijauan di beberapa desa lainnya
berhasil.
"Desember baru mulai hujan, ini pun intensitas curah hujannya masih rendah. Baru
pada bulan Januari 2007 intensitas curah hujan tinggi. Itu sebabnya ada hijauan yaitu di
Desa Sumber Mulya," jelas Endartati.
Di Tala sendiri, lanjutnya, masih ada luasan 200an hektare yang potensial dikembangkan
hijauan ternak. Lantaran tahun ini tidak ada proyek hijauan ternak dari pusat, diharapkan
peternak secara swadaya mengembangkan hijauan di kelompok masing-masing melalui stek bibit
hijauan yang ada saat ini.
Terpisah, manajemen CV Sebanti Jaya diwakili H Iriansyah menegaskan dalam proyek
hijauan ternak tahun 2006 pihaknya hanya sebatas menanam. Pengadaan bibit ditangani
kontraktor lain.
"Begitu bibit datang, kami tanam. Sebagian bibit ada yang kering. Tapi, matinya
sebagian hijauan itu karena kekurangan air akibat masih kemarau," jelas Iriansyah.
Dalam proyek tersebut, pihaknya hanya menangani tiga pekerjaan dengan nilai Rp600 juta.
Menanam bibit hijauan, membajak tanah, dan membangun pagar keliling. Sementara pekerjaan
pengadaan bibit dan pembangunan sumur oleh kontraktor lain.
"Semua upah buruh juga sudah kami bayar. Bila di lapangan ada yang belum terbayar,
kami tidak tahu. Silakan datang ke kantor kami jika ingin bukti," seru Iriansyah. roy