Kuala Kapuas, BPost
Ujian Nasional (UN) tingkat SMA kurang seminggu lagi. Namun hingga Kamis (12/4), pihak
sekolah masih menerapkan aktivitas pembelajaran seperti biasa.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kapuas, sejauh ini juga tidak ada mengeluarkan izin
atau rekomendasi bagi sekolah untuk meliburkan siswanya sebelum menghadapi ujian akhir.
"Memang tidak ada libur atau minggu tenang bagi siswa. Kecuali sekolah sendiri
yang mau meliburkan siswanya. Tapi ini sifatnya fluktuatif," kata Kasubdin Sekolah
Menengah Masrani, Kamis (12/4).
Meski sekolah diberi kewenangan meliburkan siswa dalam menghadapi UN, sejauh ini belum
ada sekolah mengambil kebijakan tersebut.
"Karena tidak ada perintah, siswa tetap sekolah seperti biasa. Kalau kami
meliburkan, bagaimana dengan sekolah lain," kata Kepsek SMA 2 Kuala Kapuas Drs
Krisnayadi, kemarin.
Sementara makin dekatnya UN membuat siswa di Palangka Raya waswas. Meski sudah
mempersiapkan diri dengan belajar, kemungkinan tidak lulus terus membayangi.
Aryanto, siswa Jurusan Listrik Instalasi SMKN 1 Tambun Bungai Palangka Raya untuk
mengatasi rasa cemas itu, dia semakin banyak membaca referensi mengantisipasi keluarnya
soal-soal yang belum sempat dipelajari di sekolah.
Wakil Kepala SMKN I Tambun Bungai, Berlina mengatakan selain try out dan les
tambahan dan menjawab soal, pihak sekolah juga membantu siswa mencari referensi tambahan.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) Provinsi Kalteng, Hardy Rampay yang
mendampingi Wakil Gubernur H Achmad Diran saat pelepasan pengiriman 236 karung soal UN ke
seluruh sekolah di Kalteng meminta para siswa tetap tenang dan optimis.
Terkait pengiriman soal, Hardy mengatakan akan dikawal oleh kepolisian dan tim
independen dari akademisi hingga sampai ke lokasi, termasuk di pedalaman. "Kalau ada
kebocoran soal, itu tanggungjawab kepala dinas," sambung Wakil Gubernur, H Achmad
Diran.
UN untuk tingkat SMA/MA/SMK, SMLB sederajat dilaksanakan 17-19 April dengan peserta
se-Kalteng 16.224 orang. Sedangkan UN untuk tingkat SMP, MTs sederajat akan dilaksanakan
24-26 April dengan jumlah peserta mencapai 26.720 orang. ck1/mgb/ami