Jogjakarta, BPost
Sejak 2004 hingga 2007 ini, Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP)
berhasil menyelamatkan uang negara sebesar Rp30 triliun.
"Saat ini baru enam departemen yang sudah melaporkan hasil inventarisasi
aset," kata kepala BPKP Didi Widayadi, diJogjakarta, Kamis (12/4).
Ia mengatakan, dana pembangunan 2008 dianggarkan Rp800 triliun atau lebih besar
ketimbang dana pembangunan 2007 yang besarnya hanya Rp763 triliun. Dana tersebut akan
diprioritaskan untuk pengentasan kemiskinan, pemberdayaan tenaga kerja dan pembangunan
infrastruktur.
Pada 2008, dan pembangunan itu langsung disalurkan ke tiap sektor dan konsekuensinya
pengalokasian dana itu lebih banyak untuk daerah.
Misalnya, Dana Alokasi Umum (DAU) 2007 yang mencapai Rp18 triliun pada 2008 dianggarkan
menjadi Rp30 triliun untuk 440 pemerintah kabupaten/kota se Indonesia.
BPKP Didemo
Sementara itu. massa menyerbu Kantor Badan Pemeriksa Keuangan Pemerintah Perwakilan
Medan, Kamis (12/4). Penyerbuan itu terkait dengan tuntutan masyarakat atas penyelidikan
dugaan korupsi Bupati Toba Samosir Monang Sitorus senilai Rp3 miliar. Massa marah,
kemudian melempar pegawai BPKB dengan telur serta batu di sekitar kantor.
Kejadian itu berawal dari keinginan demonstran meminta hasil penyelidikan petugas BPKP
soal dugaan korupsi. Kepala Perwakilan BPKP Sumut A Karim mengatakan masih ada bukti-bukti
penyelidikan yang belum lengkap. Salah satunya adalah bon transaksi keuangan. kcm/ant/mio/dtc