Pembalap Tim Renault Giancarlo Fisichella sudah tak sabar menghadapi GP Bahrain.
Pembalap Italia ini berharap mobil besutannya dapat mengambil hasil positif dengan hasil
ujicoba di Sakhir lalu.
Menyandang titel sebagai juara bertahan, Renault memang belum meraih hasil maksimal
sejak ditinggalkan oleh Fernando Alonso. Sementara penampilan Fisichella baru mulai
membaik setelah masuk finish di posisi keenam di Sepang.
Hasil itu menjadi modal bagi pembalap Italia ini menghadapi GP Bahrain, akhir pekan
ini. Namun Fisichella mengaku lebih siap menghadapi Sirkuit Sakhir, karena Renault
menunjukkan performa yang sangat baik saat ujicoba musim dingin lalu.
"Saya pikir lomba ini akan berat bagi kami, namun kami akan tetap melakukan secara
maksimal. Kami cukup realistis mengetahui jalan panjang mengejar pimpinan klasemen. Namun
setiap orang sangat termotivasi melakukan hal itu," ujar Fisichella.
"Renault sangat mengetahui dengan baik sirkuit ini, kami menang di dua seri
terakhir di sini dan kami menghabiskan waktu dua pekan ujicoba saat musim dingin. Berharap
kami dapat lebih baik dari hasil di Malaysia," ujarnya.
Optimis serupa juga disampaikan mantan pembalap Renault yang kini memperkuat McLaren,
Fernando Alonso. Musim lalu, bersama juara dunia konstruktor itu, ia tampil perkasa di
Bahrain International Circuit.
Hasil itu ingin kembali ditorehkan Alonso dengan tim barunya. Apalagi McLaren sedang
dalam kondisi terbaiknya setelah memenangi GP Malaysia hari Minggu lalu.
"Setelah meraih kemenangan pertamaku bersama McLaren, saya jadi tidak sabar untuk
bisa kembali ke lintasan akhir pekan nanti di Bahrain," tutur Alonso.
"Ada perasaan menggembirakan di tim saat ini dan kami ingin segera keluar balapan
dan berjuang meraih kemenangan dan poin," lanjutnya.
Meski mengakui timnya masih membutuhkan banyak perbaikan, terutama dalam kecepatan,
namun bayangan masa lalu masih sangat kental membekas di benak Alonso.
"Saya memenangi GP Bahrain tahun lalu dan ingin mencoba dan mengulang capaian itu
akhir pekan ini," ungkapnya. dtc/f1live