:: Kompas Cyber Media ::

[::] Portal Berita Daerah [::]

Metro Banjar • Serambi Ummah Spirit Kalsel • Diafragma • PASAR

Berita Cetak
HOME
Berita Utama

Nusantara
Banjarmasin Bungas
BISNIS
Sport Vaganza
Opini

Hot Line
Kalimantan Selatan
Kalimantan Timur
Kalimantan Tengah
Hiburan-Gaya Hidup
Internasional
Berita Kemarin
Info Data & Media
Banjarmasin Post
Susunan Redaksi

Pasang Iklan
Order Cetak
Berlangganan
Supporting By

Jumat, 13 April 2007 02:32


UEFA Kritik Italia

DUA kejadian yang melibatkan suporter saat Manchester United berlaga melawan AS Roma, namun ditangani oleh satuan kepolisian dari negara berbeda, Inggris dan Italia, mendapat perhatian Asosiasi Sepakbola Eropa (UEFA).

EUFA pun mengkritik cara aparat kepolisian Italia menangani bentrokan di Stadion Olimpico, Roma. Mereka bahkan menyebut kepolisian negeri pizza itu bodoh.

Di insiden kekerasan pada pertandingan leg pertama babak perempatfinal AS Roma versus Manchester United di Olimpico, pekan lalu, melibatkan fans United dan aparat kepolisian lokal.

Cara penanganan aparat negeri Spagetti itulah yang menuai reaksi miring dari UEFA. Selain dituding bodoh, Italia kembali diminta untuk belajar dari Inggris dalam hal menangani bentrokan suporter sepakbola.

"Presiden kami (UEFA) kerap meminta kepolisian belajar dari pengalaman Inggris menangani hal semacam ini," ungkap Direktur Komunikasi UEFA, William Gaillard kepada BBC.

"Juga tidak ada keraguan, jika dalam rombongan suporter ada polisi yang mengerti budaya mereka, para fans niscaya dapat dikontrol, itu akan sangat membantu. Bodohnya, pekan lalu tampaknya tidak ada seorang pun di dalam kepolisian Roma yang bisa berbahasa Inggris," sesal Gaillard.

Dia melanjutkan koordinasi dan kerjasama di dalam kepolisian itu sendiri. "Yang penting adalah membina kerjasama diantara dan didalam unit kepolisian itu sendiri. Semakin baik, hasilnya juga akan semakin terlihat."

Dalam bentrokan aparat dan fans di Olimpico pekan lalu, 11 suporter Inggris dilarikan ke rumah sakit. Beberapa bahkan menderita luka tusukan di tubuhnya.

Lusa kemarin, insiden terupa nyaris terulang menjelang pertandingan MU-Roma di Old Trafford. Namun petugas kepolisian Inggris mampu meredam aksi yang terjadi di sekitar stadion sehingga tidak meluas. dtc/lbc


Copyright © 2003 Banjarmasin Post

OLAHRAGA
Inggris Kepung Milan

Sudah Pengalaman


Pistons Juara Timur


Bekal Hasil Ujicoba


Fed Cup Sepi


Ingin Nonton Sepakbola


UEFA Kritik Italia


Sydney Salahkan Suhu


Berjaya Di Provinsi Tetangga


Adu Cepat Pedayung Banua


Laskar Isen Mulang Tumbang


Barito Kalahkan Carsurin


Gedung HJ Djok Mentaya, Jl AS Musyaffa No16 Banjarmasin 70111 Phone: +62-511-3354370 Fax: +62-511-4366123