Solo, BPost
Pelatih Sidney FC, Branko Culina, mengeluhkan kondisi cuaca pada pertandingan tunda
Sidney FC melawan Persik Kediri di Stadion Manahan, Solo, Kamis (12/4) siang.
Menurutnya, suhu yang teramat terik menyebabkan timnya harus takluk 1-2.
"Cuaca yang teramat panas di sini lebih berpengaruh bagi kekalahan kami dibanding
faktor-faktor lainnya. Sebetulnya kami punya banyak peluang gol namun selalu sulit
mewujudkannya karena faktor cuaca itu," ujarnya.
Sementara itu, pelatih Persik Daniel Roekito juga mengakui bahwa pertandingan kali ini
bukan pertandingan yang wajar. Dia bahkan belum pernah menjalani pertandingan di siang
hari. Di Indonesia, pertandingan tunda selalu dilakukan pagi atau sore. Bahkan berlatih
pun, tidak pernah melewati pukul 10.00 pagi.
"Pertandingan ini sama-sama menyakitkan bagi kedua tim. Kami juga mengalami
tekanan karena kondisi yang terik. Semula kami mengusulkan pukul 08.00 WIB pagi, namun
Sidney FC justru meminta pukul 10.30 WIB. Mungkin karena mereka biasa berjemur,"
ujarnya sembari tertawa.
Persik tertinggal lebih dulu setelah gawang tuan rumah yang dikawal Kurnia Sandy
berhasil dijebol Steven Corica di menit ke-8.
Gol ini berawal dari sebuah penetrasi David Carney dengan melakukan umpan silang ke
depan gawang Kurnia Sandy. Corica mesti mendapatkan pengawalan namun masih bisa menyontek
bola dengan kaki kanannya ke gawang Persik.
Setelah gol tersebut terjadi, Persik lebih menekan. Hasilnya di menit ke-28, Aris Budi
Prasetyo bisa menyamakan kedudukan setelah menyundul bola crossing dari Ero FX Iba
dari sisi kanan pertahanan Syndey.
Skor imbang 1-1 bertahan hingga turun minum. Di babak kedua, tempo permainan lebih
lambat. Cuaca panas di Stadion Manahan membuat para pemain kedua tim bermain menghemat
tenaga.
Namun Persik beberapa kali bisa mencuri peluang lewat serangan balik. Kondisi ini
menyulitkan kubu Sydney sehingga menghasilkan beberapa pelanggaran. Alhasil satu pemain
Sydney harus dikeluarkan setelah Ruben Zadkovic dikartu merah wasit Mohammad Abdulleh
Holideh, karena mendapatkan kartu kuning kedua.
Keunggulan dalam jumlah pemain itu baru berhasil dimanfaatkan Macan Putih pada menit
ke-71. Budi Sudarsono yang masuk menggantikan Bertha Yuwana, menjebol gawang Sydney guna
memastikan kemenangan 2-1. Sayang selebrasinya dengan melepas kaos dan membantingnya ke
tanah, selain berakibat kartu kuning, juga bakal mendapat sanksi dari pelatih klubnya.
Sehari sebelumnya, Arema Malang berhasil mendapat poin pertama di babak grup Liga
Champions Asia, setelah sukses menahan seri, 0-0, Bangkok University di Royal Thai Army
Stadium, Rabu (11/4). dtc/ant