Banjarmasin, BPost
Pimpro UAN Diknas Kota Banjarmasin, Hj Darliani SH MM memaklumi andaikata soal-soal UAN
tahun ini dirasa relatif lebih mudah oleh para siswa. Menurutnya, untuk daerah Kalsel
termasuk standar "paket 1" yang bobot kesulitannya memang disesuaikan dengan
kemampuan di daerah setempat.
Dijelaskan, pengambilan paket 1 sudah merupakan kesepakatan Disdik Propinsi Kalsel
dengan Depdiknas pusat. Diakui, sebenarnya paket 1 adalah paket non unggulan, karena
standarnya jauh berbeda dengan di (Indonesia) Wilayah Barat, terutama di Jawa.
"Sebenarnya pemilihan paket sudah merupakan kesepakatan, dan untuk Kalsel masuk
dalam Wilayah Timur. Materi soal memang lebih mudah dibandingkan wilayah Barat dengan
standar nilai sama. Karenanya semoga sedikit saja siswa yang tidak lulus," jelasnya,
Kamis (13/5).
Seperti diketahui, untuk UAN tahun 2004 ini Depdiknas menetapkan standar kelulusan
baru, yaitu 4,01. Namun begitu untuk tingkat kesulitan soal disesuaikan dengan daerah.
Dengan keputusan seperti itu, maka bobot soal pun terbagi dalam beberapa klasifikasi.
Menurut beberapa komentar baik sisa maupun guru, diakui soal-soal UAN kali ini ternyata
lebih sederhana dibandingkan dengan soal-soal ketika try-out.
Kepala sekolah SMA N 5 Banjarmasin Drs Faturahman Nunci, misalnya menyatakan kepada BPost,
Kamis (13/5) bahwa soal yang keluar memang relatif lebih mudah dikerjakan oleh para siswa.
"Memang yang saya dengar seperti itu. Materi soal yang ada sekarang, sebenarnya sudah
disesuaikan dengan standar kompetensi daerah Kalsel," terangnya.
Menurutnya soal-soal waktu try-out memang menyulitkan siswa karena mengacu pada
standar nasional dan belum disesuaikan dengan standar daerah.
Dirinya mengaku optimis anak didiknya akan lulus dalam UAN kali ini. Ia memprediksi
andaikata ada yang tidak lulus, itupun akan kurang dari 10 persen dari 232 siswa peserta
UAN.
Pernyataan serupa juga disampaikan guru matematika SMA N 3 Banjarmasin Dra Sugiana.
"Sebenarnya soal yang keluar lebih sederhana, jadi kami yakin siswa bisa menjawab
soal yang ada," jelasnya.
"Yang lebih mudah itu soal Ujian Akhir Sekolah (UAS). Hampir 100 persen keluar,
sesuai dengan kisi-kisi soal yang diberikan sekolah," tambah siswa IPS SMA N 5
Banjarmasin, Azhar Zahidi
Sementara itu diakui oleh Hj Darliani sampai pada ke-4 pelaksanaan ujian (UAN dan UAS)
di Kota Banjarmasin, tidak ada laporan mengenai gangguan berarti. Namun saat ini pihaknya
belum bisa memastikan berapa jumlah siswa yang harus mengikuti ujian susulan sebab dari
beberapa rayon masih ada yang belum lapor. m1