Banjarmasin, BPost
Keinginan kuat harus menang terkadang membuat tim sukses lupa diri, tak lagi
mengindahkan aturan demi meraup dukungan. Bagi-bagi duit atau modus lainnya akan digunakan
demi kemenangan.
Demikian diungkapkan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalimantan Selatan, Prof Dr HA
Hafiz Anshary AZ MA, terkait persiapan penyelenggaraan pemilu presiden, kemarin sore.
Diakui Hafiz, praktek politik uang adalah hal yang paling mudah dilakukan untuk
mempengaruhi seseorang namun paling sulit diusut.
Selama ini, sambung dia, praktek politik uang selalu lantang dibicarakan namun anehnya
belum ada yang terbukti. Kalangan LSM dan masyarakat biasa selalu mengembuskan isu itu,
namun selalu saja tak terlacak akibat tak ada bukti.
Sebelumnya, anggota KPU Muhammad MEd mengatakan pilpres rawan konflik akibat fanatisme
buta para pemilih. Pendapat Muhammad ini diamini Hafiz Anshary. Menurut Hafiz, masa
kampanye dan penghitungan suara menjadi masa yang paling rawan konflik. Dipanasi sedikit
saja, konflik akan pecah.
"Sekarang bayangkan saja, tidak ada lagi istilah daerah pemilihan, sehingga ketika
ada kampanye rapat umum, pasti massa terkonsentrasi satu tempat," jelas Hafiz.
Sedang untuk mengantisipasi tekanan terhadap petugas penghitungan suara, Hafiz berjanji
akan turun hingga tingkat KPPS untuk memompa semangat sekaligus memberi pembekalan kepada
petugas.
Tim Kampanye
Sementara itu, hingga kemarin sejumlah tim kampanye parpol di daerah ini sudah pasang
kuda-kuda menghadapi Pemilu Presiden. Parpol yang berhasil dikonfirmasi persiapan seputar
tim kampanye ini di antaranya Partai Demokrat, Partai Golkar dan Partai Persatuan
Pembangunan (PPP).
Ketua DPD Partai Demokrat Kalsel, Akhmad Bisung, mengungkapkan telah mengadakan rapat
Rabu (12/5) membahas tim kampanye.
"Dihadiri seluruh cabang, juga tokoh ulama dan masyarakat serta lintas
partai," ujarnya, Kamis (13/5).
Dia mengatakan, untuk Kalsel tim kampanye pasangan Susilo Bambang Yudhoyono-Jusuf Kalla
diketuai Syamsul Makmur yang selama ini menjabat ketua Badan Pemenangan Pemilu Partai
Demokrat Kalsel.
Sedang Partai Golkar, juga sudah membentuk tim kampanye diketuai langsung oleh Ketua
DPD Partai Golkar Kalsel Dr (HC) HA Sulaiman HB. "Jadi tim kampanye Wiranto-Gus
Sholah untuk Kalsel sudah dibentuk diketuai Pak Haji langsung (panggilan H
Sulaiman)," ujar Firdaus Mansyori, Sekretaris Tim Kampanye.
Wakil Ketua DPW PPP Kalsel, Syaifullah Tamliha SPi, mengatakan untuk partainya tim
kampanye baru di tingkat pusat, sedang di daerah menunggu hasil pembicaraan di pusat.
Yang jelas, tandasnya, tim kampanye itu nantinya perpaduan dari PPP dan tim Agum
Gumelar. rbt/er