:: Kompas Cyber Media ::

[::] Portal Berita Daerah [::]

Metro Banjar • Serambi Ummah • BëBAS • Diafragma • PASAR • INTECH

Berita Cetak
HOME
Berita Utama

Fokus Pemilu
Nusantara
Banjarmasin Plus
Banjarmasin Bungas
BISNIS
Sport Vaganza
Euro 2004

Opini-Hot Line
Kalimantan Selatan
Kalimantan Timur
Kalimantan Tengah

Hiburan-Gaya Hidup
Internasional
Berita Kemarin
Info Data & Media
Banjarmasin Post
Susunan Redaksi

Pasang Iklan
Order Cetak
Berlangganan
Supporting By

Jumat, 14 Mei 2004 03:48


Politik Uang Ancam Pilpres

Banjarmasin, BPost
Keinginan kuat harus menang terkadang membuat tim sukses lupa diri, tak lagi mengindahkan aturan demi meraup dukungan. Bagi-bagi duit atau modus lainnya akan digunakan demi kemenangan.

Demikian diungkapkan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalimantan Selatan, Prof Dr HA Hafiz Anshary AZ MA, terkait persiapan penyelenggaraan pemilu presiden, kemarin sore.

Diakui Hafiz, praktek politik uang adalah hal yang paling mudah dilakukan untuk mempengaruhi seseorang namun paling sulit diusut.

Selama ini, sambung dia, praktek politik uang selalu lantang dibicarakan namun anehnya belum ada yang terbukti. Kalangan LSM dan masyarakat biasa selalu mengembuskan isu itu, namun selalu saja tak terlacak akibat tak ada bukti.

Sebelumnya, anggota KPU Muhammad MEd mengatakan pilpres rawan konflik akibat fanatisme buta para pemilih. Pendapat Muhammad ini diamini Hafiz Anshary. Menurut Hafiz, masa kampanye dan penghitungan suara menjadi masa yang paling rawan konflik. Dipanasi sedikit saja, konflik akan pecah.

"Sekarang bayangkan saja, tidak ada lagi istilah daerah pemilihan, sehingga ketika ada kampanye rapat umum, pasti massa terkonsentrasi satu tempat," jelas Hafiz.

Sedang untuk mengantisipasi tekanan terhadap petugas penghitungan suara, Hafiz berjanji akan turun hingga tingkat KPPS untuk memompa semangat sekaligus memberi pembekalan kepada petugas.

Tim Kampanye

Sementara itu, hingga kemarin sejumlah tim kampanye parpol di daerah ini sudah pasang kuda-kuda menghadapi Pemilu Presiden. Parpol yang berhasil dikonfirmasi persiapan seputar tim kampanye ini di antaranya Partai Demokrat, Partai Golkar dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Ketua DPD Partai Demokrat Kalsel, Akhmad Bisung, mengungkapkan telah mengadakan rapat Rabu (12/5) membahas tim kampanye.

"Dihadiri seluruh cabang, juga tokoh ulama dan masyarakat serta lintas partai," ujarnya, Kamis (13/5).

Dia mengatakan, untuk Kalsel tim kampanye pasangan Susilo Bambang Yudhoyono-Jusuf Kalla diketuai Syamsul Makmur yang selama ini menjabat ketua Badan Pemenangan Pemilu Partai Demokrat Kalsel.

Sedang Partai Golkar, juga sudah membentuk tim kampanye diketuai langsung oleh Ketua DPD Partai Golkar Kalsel Dr (HC) HA Sulaiman HB. "Jadi tim kampanye Wiranto-Gus Sholah untuk Kalsel sudah dibentuk diketuai Pak Haji langsung (panggilan H Sulaiman)," ujar Firdaus Mansyori, Sekretaris Tim Kampanye.

Wakil Ketua DPW PPP Kalsel, Syaifullah Tamliha SPi, mengatakan untuk partainya tim kampanye baru di tingkat pusat, sedang di daerah menunggu hasil pembicaraan di pusat.

Yang jelas, tandasnya, tim kampanye itu nantinya perpaduan dari PPP dan tim Agum Gumelar. rbt/er


Copyright © 2003 Banjarmasin Post


Fokus Pemilu
Politik Uang Ancam Pilpres

Relawan SBY Operasi Mitan Murah


Pasangan Terkaya


Banjarmasin Post Group Jl Haryono MT 143/54 Banjarmasin 70111 Phone: +62-511-54370 Fax: +62-511-66123