Balikpapan, BPost
Malinau adalah sebuah kabupaten di wilayah utara, Kalimantan Timur, namun sampai
sekarang jaringan telepon ke daerah tersebut masih sangat terbatas, sehingga untuk
berhubungan ke sana mengalami kesulitan, dan tidak jarang warganya harus pergi ke Tarakan
hanya untuk menelepon.
Dengan keterbatasan sarana telekomunikasi tersebut, maka Pemkab Malinau dalam tahun ini
membangun jaringan telepon melalui satelit yakni V-Sat, karena selain daerah ini merupakan
salah satu kabupaten di Kaltim yang kaya akan hasil alamnya juga langsung berbatasan
dengan negara tetangga Malaysia Timur.
Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Malinau Yusuf Rining SE membenarkan kalau
pihaknya akan membangun jaringan telepon satelit itu agar komunikasi ke dan dari Malinau
bisa diakses dengan cepat.
"Sekarang ini Pemkab Malinau sendiri mengalami kesulitan kalau ingin berhubungan
dengan kecamatan-kecamatan karena tidak adanya saluran telepon, apalagi masyarakat di
perbatasan yang ingin berkomunikasi ke Malinau juga mengalami hal serupa," ujar Yusuf
Rining.
Kadishub Malinau dihubungi, Rabu (12/5) itu mengungkapkan, komunikasi yang dilakukan
Pemkab Malinau ke kecamatan dilakukan melalui stasiun radio panggil atau SSB, namun sarana
ini juga terkadang mengalami hambatan, belum lagi menggunakannya harus melalui operator.
Oleh karena itu menurutnya, Pemkab Malinau akan memasang enam satelit V-Sat,
masing-masing 1 satelit di Kantor Pemkab dan lima satelit di lima kecamatan yaitu
kecamatan Malinau Selatan, Sungai Boh, Kayan Hulu, Kayan Hilir dan Kecamatan Pujungan.
Hanya lanjut Yusuf Rining, dengan menggunakan satelit V-Sat itu maka setiap orang luar
Malinau yang ingin menghubungi telepon di Malinau harus menggunakan kode akses Jakarta
yaitu 021, yang berarti biayanya lebih mahal dari menghubungi daerah lainnya di Kaltim.
Mengenai biaya pemasangan V-Sat dan siapa kontraktor yang mengerjakannya, Kadishub
Malinau Yusuf Rining tidak bersedia menyebutnya, namun dikatakannya berapapun biayanya
pasti akan dikeluarkan oleh Pemkab Malinau karena kebutuhan sarana telekomunikasi ini
sangat mendesak, demikian juga kontraktor yang akan mengerjakannya tidak perlu
dipersoalkan, yang penting bisa terpasang tepat waktu dan hasilnya memuaskan.
Ketika ditanya jumlah satuan sambungan telepon (SST) yang akan dipasang, Kadishub
Malinau menyebutkan untuk daerah perkotaan termasuk kantor Pemkab Malinau sedikitnya 250
SST, sementara di wilayah Kecamatan paling sedikit 25 SST per kecamatan.
"Kami berharap sambungan telepon satelit itu paling lambat bulan Oktober 2004
sudah bisa difungsikan, sehingga komunikasi telekomunikasi dari dan ke Malinau bisa
berjalan dengan mulus, sekaligus dapat meningkatkan pembangunan dan tingkat kesejahteraan
masyarakatnya," harapnya. ms