:: Kompas Cyber Media ::

[::] Portal Berita Daerah [::]

Metro Banjar • Serambi Ummah • BëBAS • Diafragma • PASAR • INTECH

Berita Cetak
HOME
Berita Utama

Fokus Pemilu
Nusantara
Banjarmasin Plus
Banjarmasin Bungas
BISNIS
Sport Vaganza
Euro 2004

Opini-Hot Line
Kalimantan Selatan
Kalimantan Timur
Kalimantan Tengah

Hiburan-Gaya Hidup
Internasional
Berita Kemarin
Info Data & Media
Banjarmasin Post
Susunan Redaksi

Pasang Iklan
Order Cetak
Berlangganan
Supporting By

Jumat, 14 Mei 2004 03:53:00


Menanti Kejutan Simon

Jakarta, BPost
Selangkah lagi Tim Thomas Cup Merah Putih menapak ke final. Optimisme baru ini ditiup publik Indonesia untuk mendongkrak moral Taufik dkk yang meladeni perlawanan Denmark dalam partai semifinal di Istora Gelora Bung Karno, Jumat (14/5) ini.

Harapan masyarakat tak berlebihan, jika dibuka catatan prestasi Thomas Indonesia saat menghadapi Denmark. Semifinal hari ini, mengulang Thomas Cup 2002 di Guang Zhou dan Kuala Lumpur 1998.

Dari laga itu, Merah Putih unggul, selalu menang telak 3-0.

Bekal positif lainnya, head to head Taufik dkk lebih baik. Dari 9 pertemuan, Indonesia juga selalu unggul. Modal itulah yang membuat publik optimis Indonesia bisa melaju ke final.

"Permainan yang diperlihatkan anak-anak saat menghadapi Malaysia sudah bagus. Tetapi menghadapi Denmark harus ditingkatkan lebih baik lagi," ujar Christian Hadinata, Manajer Tim Merah Putih, Kamis (13/5).

Ia membandingkan Malaysia dengan Denmark. Kekuatan Denmark dinilai merata, baik tunggal maupun ganda sehingga tak boleh dipandang remeh. Peter Gade dkk pun memiliki peringkat lebih baik ketimbang Indonesia.

Di tunggal, Denmark punya Peter Gade yang menghuni peringkat 5. Ganda pun ada Lars Paaske/Jonas Rasmussen yang menempati peringkat 1 IBF.

"Melihat kenyataan ini, kita bisa berharap kejutan Simon Santoso. Di tunggal ketiga Denmark kekuatannya seimbang dengan kita. Di sinilah Simon harus membuktikan diri yang terbaik," ulas Christian.

Direktur Pelatnas ini mencermati performance Simon dalam dua penampilan perdana belum menunjukkan peak permainannya. Baru saat melawan Selandia Baru, ia mulai menemukan bentuk permainannya.

"Memang lawannya juga jauh dari dia, tapi permainan Simon seperti itulah seharusnya. Ini nanti yang harus ditampilkan saat melawan Denmark. Saya yakin bakal ramai nanti," tegasnya.

Mengenai labilitas permainan Simon, Joko Suprianto maklum. "Saya mengerti ini turnamen pertama Simon. Umurnya masih muda, tapi saya punya harapan dia jadi pemain kunci saat menghadapi Denmark," ujarnya.

Tak beda jauh kendala yang dihadapi ganda Luluk Hadiyanto/Alven Yulianto. Kurang greng-nya tampilan Luluk/Alven, menurut Bambang Pamungkas, pelatih ganda, karena ada tekanan psikologis. Beda dengan Flandy Limpele/Eng Hian yang justru tampil lepas.

"Ini kami evaluasi dan sampai sekarang belum diputuskan pasangan terbaik mana yang diterjunkan nanti. Apakah kita turunkan Trikus/Chandra atau Flandy/Eng di ganda pertama, lihat saja nanti," tandas Bambang.

Kemenangan 3-1 atas Malaysia di perempatfinal merupakan buah strategi menyimpan tenaga yang diterapkan Taufik dkk saat melawan China di babak pertama. Christian blak-blakan mengakui saat dibabat China 5-0, Indonesia diminta santai saja.

Taktik ini untuk menyimpan tenaga saat playoff. Skenario inipun berhasil, dua tunggal utama Sony dan Taufik bisa menghempaskan Malaysia Wong Choong Hann dan Mohammad Roslin Hashim. Memang, penampilan mereka amat beda dibanding melawan China.

Lalu, bagaimana persiapan kubu Denmark? Manager Tim Denmark, Flemming Wiberg memilih merendah menjelang menghadapi Taufik dkk. "Indonesia adalah tim yang lebih berat bagi kami. Kami harus menurunkan pemain terbaik untuk memenangkan pertandingan di semifinal nanti," tutur Flemming.

Denmark pun tak mencemaskan garangnya penonton istora. "Soal penonton di sini, kami tidak ada masalah. Satu alasan kami mau datang ke sini, karena penontonnya. Di sini merupakan tempat terbaik untuk penyelenggaraan Thomas," kata Flemming, ramah. emj


Copyright © 2003 Banjarmasin Post


OLAHRAGA
Menanti Kejutan Simon

Sejam China Melaju Ke Final


Bintang: Suka Penonton Istora


Smash Istora


KONI Booking Penginapan


Kuota Tiga Pengda Kabur


Gelar Pelipur Lara


Jelang MotoGP Prancis Rossi Takut Hujan


Nonton Bareng MotoGP B Green Cafe Dan Banjarmasin Post MotoGP Rambah Banjarbaru


Banjarmasin Post Group Jl Haryono MT 143/54 Banjarmasin 70111 Phone: +62-511-54370 Fax: +62-511-66123