Washington, BPost
Presiden Amerika Serikat George Walker Bush secara khusus menyampaikan pujian
atas kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, yang berhasil mengatasi krisis sangat
berat.
"Saya masih merasakan kebanggaan saya bahwa Anda, Pak Presiden Yudhoyono, telah
berhasil dalam menyelamatkan Bangsa Indonesia untuk keluar dari krisis. Terima kasih atas
kepemimpinan Anda," kata Bush pada acara pemberian "Presidential Service
Award" di Gedung Putih, Washington DC, Rabu waktu setempat (Kamis pagi WIB).
Penghargaan itu pernah diberikan oleh Bush kepada beberapa warga Amerika keturunan
Asia, yang berperan aktif membantu korban tsunami di berbagai negara.
Di depan sekitar 200 hadirin, Presiden Bush kemudian mengatakan, AS dan Indonesia
memang dipisahkan oleh jarak yang sangat jauh. Namun keduanya mempunyai kesamaan, yaitu
sama-sama negara demokrasi terbesar di dunia dan sama-sama percaya keanekaragaman sebagai
sebuah kekuatan.
Sementara Yudhoyono dalam pidatonya menjelaskan bagaimana badai tsunami telah merenggut
sekitar 200 ribu nyawa dan sekitar 500 ribu orang kehilangan tempat tinggal.
Presiden kemudian menyampaikan rasa terima kasih pemerintah dan segenap rakyat
Indonesia kepada pemerintah AS, yang secara spontan mengirim bantuan melalui kapal induk
USS Abraham Lincoln, yang mengangkut helikopter dan USS Mercy untuk memberi bantuan medis.
"Rakyat AS pantas berbangga hati atas apa yang telah dilakukan pemerintah, rakyat
dan sukerelawan yang telah membantu korban tsunami," kata presiden.
Mereka, lanjut Yudhoyono, adalah pahlawan yang telah menyelamatkan banyak nyawa.
"Rakyat AS adalah di antara para pahlawan tersebut," katanya, disambut gemuruh
tepuk tangan hadirin.
Reformasi Militer
Sebelumny, Presiden Bush menegaskan, pemerintahnya percaya dan mendukung upaya
pemerintah Republik Indonesia dalam melakukan reformasi militer.
"Adalah hal yang masuk akal untuk meningkatkan kerjasama militer antara Indonesia
dan Amerika Serikat. Kami ingin prajurit muda Indonesia bisa datang dan belajar di Amerika
Serikat," kata Bush dalam jumpa pers bersama, setelah mengadakan pertemuan dengan
Presiden Yudhoyono di Gedung Putih, Kamis dinihari WIB.
Bush juga mengatakan, pemerintah AS juga berkeinginan untuk saling tukar menukar
program latihan dalam membangun saling pengertian antara kedua negara.
Dalam lawatannya ke AS, Presiden Yudhoyono di antaranya didampingi oleh Menko
Perekonomian Aburizal Bakrie, Menlu Hasan Wirajudha, Menteri Negara PPN/Kepala Bappenas
Sri Mulyani Indrawati, dan anggota DPR Theo L Sambuaga. klc