Kuala Kurun, BPost
Jajaran Pemkab Gunung Mas bersama DPRD setempat belum lama ini nyanggong ke
DPR-RI. Kedatangan rombongan guna menuntut janji anggota Komisi V yang sebelumnya
berkunjung ke Gunung Mas dan berjanji akan memperjuangkan anggaran untuk perbaikan
infrastruktur di kabupaten pemekaran tersebut.
Langkah tersebut diambil mengingat kondisi infrastruktur Gunung Mas yang masih belum
memadai. Hal itu sangat mempengaruhi perkembangan di daerah tersebut karena sangat
diperlukan untuk menunjang kegiatan sektor pereknomian.
"Saya berangkat bersama wakil bupati untuk menindaklanjuti apa yang disampaikan
Ketua Komisi V Sumaryoto bahwa infrastruktur jalan untuk Kabupaten Gunung Mas perlu
ditingkatkan. Untuk pendidikan dan kesehatan sangat dibutuhkan dan kami minta anggaran
untuk infrastruktur jalan bisa diperjuangkan," ucap Ketua DPRD Gunung Mas Lambang
Jamin, Rabu (25/5).
Menurutnya, kondisi infrastruktur Gunung Mas masih sangat belum memadai. Saat ini
diperkirakan baru sekitar 60 persen jalan di Gunung Mas yang terealisasi selama dua tahun
terkahir, itu pun umumnya dalam bentuk badan jalan atau belum diaspal. "Jadi dana itu
tidak hanya untuk jalan Kuala Kurun-Palangka Raya, tetapi juga untuk menjangkau ke
desa-desa," imbuhnya.
Wakil Bupati Gunung Mas Hambit Bintih menambahkan pihaknya ikut bersama Komisi V DPR-RI
memperjuangkan masalah anggaran dengan menghadap ke Kimpraswil. Pihaknya mengusulkan dana
Rp200 miliar yang nantinya digunakan untuk berbagai sektor.
"Kalau kami mengusulkan dana Rp200 miliar, kami berpikir jumlah tersebut tidak
harus turun langsung ke kabupaten. Kami tidak mempermasalahkan jika dana itu nantinya
langsung ditangani pusat yang penting programnya adalah untuk Gunung Mas. Makanya kemarin
saya mengikuti Ketua Komisi V sampai ke Kimpraswil saya bilang silakan mau tendernya
melalui mana saja asal untuk Gunung Mas," ucapnya.
Sementara itu, Ketua Komisi III DPR-RI yang juga calon gubernur dari PDIP saat berada
di Gunung Mas meyakinkan tentang keseriusan DPR pusat untuk membantu memperjuangkan
pembangunan infrastruktur di Kalteng, termasuk di Gunung Mas. Dirinya juga terus berupaya
membantu memperjuangkan masalah tersebut agar bisa terealisasi.
"Pertama yang harus kita lakukan adalah nadinya dulu, yaitu infrastruktur. Dari
itu maka akan otomatis membuat rakyat mampu memperoleh penghasilan dan pekerjaan yang
tetap, setelah itu baru kita lakukan koordinasi-koordinasi yang baik. Kita kan ada Rencana
Pembangunan Jangka (RPJ) Pendek yaitu satu tahun serta RPJ menengah yaitu lima tahun dan
ini yang paling penting untuk diperjuangkan," ucap Teras. mgb