:: Kompas Cyber Media ::

[::] Portal Berita Daerah [::]

Metro Banjar • Serambi Ummah • BëBAS • Diafragma • PASAR • INTECH

Berita Cetak
HOME
Berita Utama

Nusantara
Banjarmasin Plus
Banjarmasin Bungas
BISNIS
Sport Vaganza
Opini-Hot Line

Kalimantan Selatan
Kalimantan Timur
Kalimantan Tengah

Hiburan-Gaya Hidup
Internasional
Berita Kemarin
Info Data & Media
Banjarmasin Post
Susunan Redaksi

Pasang Iklan
Order Cetak
Berlangganan
Supporting By

Jumat, 27 Mei 2005 02:01:45


Hanya Tiga Pedayung Ke Popnas

Banjarmasin, BPost
Upaya keras dilakukan Pengda Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Kalimantan Selatan agar bisa mendulang medali di Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) VIII di Medan, Juli mendatang.

Oleh karena itu, setelah menggelar seleksi pedayung pada akhir April lalu, PODSI langsung mengadakan training center, Senin (30/5) untuk pembinaan lanjutan pedayung junior selama satu setengah bulan, sebelum berangkat ke Medan.

Seleksi sendiri hanya diikuti dua Pengcab, yaitu Banjarmasin dan Barito Kuala dengan total 22 pedayung dengan kategori kayak 1 (K-1) dan kayak 2 (K-2) 1000 meter, serta canoe 1 (c-1) dan canoe 2 (c-2) 1000 meter.

Namun, hanya tiga pedayung yang diikutkan ke training center, sekaligus diberangkatkan ke Medan. Pasalnya, dari hasil pemeriksaan administrasi usai seleksi, terdapat banyak pedayung yang tidak sesuai kriteria Popnas.

"Dari pemeriksaan administrasi, ternyata banyak dari para pedayung yang putus sekolah atau belum cukup umur. Atas alasan itu, diputuskan hanya tiga pedayung yang masuk ke training center k-1, c-1 dan c-2," ungkap Donny Wirawan, pelatih PODSI Kalsel.

Di kategori kayak 1 (K-1) 1000 meter, dipilih Rudi Juanda dari Banjarmasin. Pada saat seleksi, ia menduduki peringkat keempat dengan catatan waktu 6 menit 26,98 detik.

Selanjutnya untuk kategori canoe 1 (c-1) 1000 meter dipilih Syahriannur. Pedayung dari Banjarmasin ini merupakan peringkat pertama seleksi dengan catatan waktu 6 menit 09,35 detik.

Kemudian untuk kategori canoe (c-2) dipercayakan kepada peringkat dua seleksi, Arbain yang juga berasal dari Banjarmasin dengan waktu 6 menit 13,98 detik.

Menurut Donny, awal pelaksanaan TC sempat dihinggapi kendala klasik, yaitu masalah dana. Tetapi setelah diadakan pertemuan, diputuskan biaya training diperoleh dari sharing antara PODSI Kalsel dan Pengcab Banjarmasin.

"Selain itu, kendala lain yang dihadapi sebelum TC adalah ketiadaan alat untuk latihan beban atau weight training. Jadi, untuk latihan beban harus ke gelanggang angkat berat empat kali seminggu. Padahal, situasi ini membutuhkan waktu, tenaga dan biaya," papar Dony.

Dalam TC tersebut, lanjut Donny, tiga pedayung akan dievaluasi beberapa kekurangan yang meliputi teknik dayung dan pencapaian target waktu maksimal.

"Evaluasi dan pembinaan akan dilakukan seketat mungkin, karena dayung cukup potensial meraih medali. Berkaca dari prestasi di Popda VII di Makassar, Kalsel berhasil berada di peringkat keempat," pungkas Donny. c6


Copyright © 2003 Banjarmasin Post


OLAHRAGA
Putaran Kedua Diundur Seminggu

Kejurnas Grasstrack Seri III - Satu Unit Rp150 Ribu


Danny Rajai Telkom Open


Hanya Tiga Pedayung Ke Popnas


Banjarmasin Post Group Jl Haryono MT 143/54 Banjarmasin 70111 Phone: +62-511-54370 Fax: +62-511-66123